JAKARTA, KOMPAS.TV - Bupati Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Herybertus Nabit mengungkap empat kebutuhan pokok warga terdampak gempa bumi di daerahnya. Gempa M7,7 melanda NTT pada Sabtu (15/8/2026) lalu.
”Saya kira yang paling penting sekarang beberapa hal. Pertama tenda yang layak. Tenda yang layak, kemudian yang kedua adalah selimut. Karena di sini sudah masuk musim dingin. Kalau malam dingin sekali ya,” kata dia dalam dialog Sapa Indonesia Pagi KompasTV, Rabu (19/8/2026).
Kebutuhan selanjutnya yang menurut dia sangat diperlukan warga terdampak gempa bumi adalah sembako dan obat-obatan.
“Kemudian yang ketiga adalah tentu sembako. Lalu yang keempat saya kira yang paling penting sekarang adalah obat-obatan terutama untuk anak-anak,” tuturnya.
Baca Juga: Pemerintah Dirikan RS Lapangan di Ruteng NTT untuk Warga Terdampak Gempa
“Saya kira per hari ini menurut saya bahwa kebutuhan kita banyak, tetapi empat hal pokok ini menurut saya yang paling paling paling penting untuk kita penuhi dulu,” tegasnya.
Dalam dialog yang sama, Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton Panjaitan menjelaskan jumlah korban meninggal akibat gempa NTT per Rabu pagi.
“Kami bisa sampaikan bahwa per jam ini kami masih tetap menyampaikan bahwa jumlah yang meninggal itu adalah 70 jiwa,” tuturnya.
Dari jumlah tersebut, 27 orang berasal dari Kabupaten Manggarai.
Ia juga mengatakan persentase korban meninggal dunia berdasarkan jenis kelamin. Menurut dia, 59 persen korban meninggal dunia berjenis kelamin pria.
“Sedangkan secara umum dari jenis kelamin yang meninggal ada 59 persen atau 41 pria, selebihnya adalah wanita,” tuturnya.
Baca Juga: Mensos Bilang Ahli Waris Korban Meninggal Gempa NTT Bakal Terima Santunan Rp15 Juta
“Sedangkan warga yang mengalami luka-luka itu ada sebanyak 40 ribu sebenarnya, yang mengungsi saat ini.”
Berton juga membenarkan saat ini cukup banyak warga terdampak gempa yang mendirikan tenda secara mandiri.
“Namun demikian untuk bantuan, kami tadi mendengar bahwa memang karena ada tersebarnya dari pengungsi saat ini sehingga kita mengalami kesulitan memang untuk mencapai rumah-rumah, lokasi-lokasi,” jelasnya.
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- manggarai
- bupati manggarai
- warga terdampak gempa
- gempa bumi ntt
- gempa NTT
- korban gempa NTT






Komentar (0)