Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo atau kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Krian hingga depan Balai Desa Kemangsen, Kabupaten Sidoarjo akan ditutup karena ada pekerjaan peningkatan mulai Kamis (20/8/2026) besok hingga 15 Desember 2026.
Penutupan dilakukan karena ruas sepanjang sekitar 465 meter itu akan dibongkar dan dicor ulang. Dampaknya, kendaraan roda empat dan kendaraan berat tidak bisa melintas selama pekerjaan berlangsung.
Kurnia Sandy pelaksana proyek mengatakan, pekerjaan diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan. Tahap awal berupa pembongkaran konstruksi beton lama yang diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan, sebelum dilanjutkan pengecoran baru.
“Untuk pengerjaan proyek diestimasi empat bulanan,” kata Kurnia saat on air di Radio Suara Surabaya, Senin (19/8/2026).
Pekerjaan normal sebetulnya berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Namun karena kondisi badan jalan dibongkar, penutupan ruas diberlakukan selama 24 jam.
Penutupan total dibutuhkan, karena beton lama harus dihancurkan seluruhnya sehingga terdapat perbedaan elevasi. Kondisi ini lah yang tidak memungkinkan dilewati kendaraan.
“Cuma untuk lalu lintas di jalan yang kita kerjakan ini ditutup total. Jadi sekalipun sudah selesai kerja enggak bisa dilewati untuk kendaraan,” ujarnya.
Kendaraan roda dua memang masih dimungkinkan untuk lewat sisi jalan, selama kondisi memungkinkan. Tapi, kendaraan roda empat ke atas harus menggunakan jalur lain.
Kurnia menjelaskan, pekerjaan dilaksanakan di bawah Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU BMSDA) Kabupaten Sidoarjo, dan telah dikoordinasikan dengan kepolisian, pemerintah desa, serta pihak terkait lainnya.
Sementara dari sisi pelaksanaan proyek, Kurnia mengatakan jumlah tenaga kerja maupun metode pengerjaan masih bisa dievaluasi apabila diperlukan untuk mempercepat pekerjaan.
“Untuk manpower kan nanti kita evaluasi lagi, terkait metode kerjanya gimana yang sekiranya lebih cepat ya kita tambahkan lagi untuk manpower. Karena kan ini kita sudah pakai alat berat untuk pekerjaannya tetap ada,” ujarnya.
Di sisi lain, AKP Indra Arliansyah Kanit Lantas Polsek Krian meminta pengguna jalan, terutama yang melakukan perjalanan jarak jauh supaya menghindari Simpang Lima Krian. Sedangkan kendaraan dari Surabaya menuju Mojokerto maupun arah sebaliknya disarankan untuk lewat Bypass Krian.
“Untuk para pengendara disarankan untuk yang dari Mojokerto dari Surabaya sebaliknya untuk lewat bypass Krian, roda empat terutama truk-truk maupun roda dua disarankan lewat bypass Krian,” kata Indra saat on air di Radio Suara Surabaya
Sementara berdasarkan pengaturan terbaru dari kepolisian, kendaraan dari selatan atau arah Prambon-Mojosari yang menuju Simpang Lima Klenteng Krian tetap dapat berjalan lurus. Namun kendaraan truk tidak diperbolehkan berbelok ke kanan di simpang tersebut.
Adapun kendaraan dari arah barat atau Balongbendo-Mojokerto dapat berjalan lurus melewati Simpang Lima Klenteng Krian, kemudian berbelok ke kanan menuju Prambon-Mojosari. Polisi juga menyiapkan beberapa pilihan jalur untuk menghindari kepadatan selama pekerjaan berlangsung, seperti berikut:
- Surabaya menuju Mojokerto atau sebaliknya
Pengendara disarankan menggunakan Bypass Krian untuk menghindari kepadatan di Simpang Lima Klenteng Krian. - Surabaya menuju Prambon, Mojosari, Pacet, atau Trawas
Dari arah Surabaya, di Simpang Tiga Indomaret Bibis Bunder Krian belok kiri menuju Jalan Setia Budi, kemudian dilanjutkan melalui Jalan Ki Hajar Dewantara Krian. - Prambon, Mojosari, Pacet, atau Trawas menuju Surabaya/Gresik
Untuk menghindari Simpang Lima Klenteng Krian, pengendara dapat melalui Simpang Tiga Monumen Prambon, lalu belok kanan ke arah Sidoarjo. Selanjutnya dapat masuk jalan tol menuju Surabaya atau Gresik. - Alternatif kendaraan roda empat pribadi dari Prambon dan sekitarnya
Kendaraan dapat melalui Simpang Tiga Pasar Temu, kemudian belok kiri melintasi wilayah Tarik, lalu menuju Bypass Balongbendo. - Kendaraan dari selatan/Prambon-Mojosari menuju Simpang Lima Klenteng Krian
Kendaraan tetap dapat berjalan lurus menuju simpang lima. Namun, kendaraan truk tidak diperbolehkan berbelok ke kanan. - Kendaraan dari arah barat/Balongbendo-Mojokerto
Kendaraan dapat berjalan lurus melewati Simpang Lima Klenteng Krian, kemudian berbelok kanan menuju arah Prambon-Mojosari. (bil/ipg)





Komentar (0)