Program Cek Kesehatan Gratis Jangkau 108 Juta Orang, Tindak Lanjut Pascapemeriksaan Dinilai Penting

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau lebih dari 108 juta jiwa sejak dilaksanakan pada Februari 2025. Angka itu dinilai membuktikan bahwa program tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Wakil Ketua Umum DPP PSI, Endang Tirtana, menilai program tersebut dapat memperkuat upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit di masyarakat. Menurut dia, program CKG membuat masyarakat bisa melakukan pencegahan dan deteksi dini penyakit yang diderita.

Baca Juga
  • DPRD Tangerang Minta Dinkes Perkuat Edukasi Pola Hidup Sehat Pascatemuan Penyakit di CKG
  • Studi: Hidup di Keluarga Harmonis Bisa Tingkatkan Kesehatan Mental
  • Menkes Minta Masyarakat tak Khawatirkan Defisit BPJS Kesehatan, Iuran tak Naik

“Program CKG mendorong pergeseran penekanan layanan kesehatan, dari yang selama ini banyak berfokus pada pengobatan menuju penguatan pencegahan dan deteksi dini,” kata dia melalui keterangannya, Selasa (18/8/2026).

Endang mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara rutin memungkinkan faktor risiko maupun penyakit ditemukan lebih awal. Dengan begitu, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat ditekan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Ia menilai, manfaat CKG tidak hanya berkaitan dengan kesehatan masyarakat, tetapi juga dapat berdampak terhadap beban ekonomi. Pasalnya, semakin dini penyakit ditemukan dan ditangani, peluang untuk mencegah kondisi berkembang menjadi lebih berat bisa diantisipasi.

“PSI memandang perluasan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah strategis untuk memperkuat budaya pencegahan dan deteksi dini di masyarakat,” ujar dia.

Karena itu, PSI mendorong pemerintah terus memperkuat pelaksanaan CKG, terutama dalam memastikan kualitas pemeriksaan dan ketepatan tindak lanjut setelah masyarakat menerima hasil pemeriksaan. Ke depan, PSI menyarankan, program ini perlu terus diperkuat dengan memastikan kualitas pemeriksaan, ketepatan tindak lanjut, ketersediaan obat dan layanan rujukan, serta integrasi data kesehatan, sehingga menghasilkan manfaat optimal bagi seluruh rakyat.

“Karena itu, kami mendukung dan mengapresiasi Program Cek Kesehatan Gratis sebagai bagian dari upaya membangun sistem kesehatan yang lebih preventif, mudah diakses, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat,” ujar Endang.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa CKG yang mulai dilaksanakan pada Februari 2025 telah menjangkau 108 juta orang. Program tersebut tersedia di 10.255 puskesmas yang tersebar di 38 provinsi.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Distribusikan Bantuan Korban Gempa NTT, Pemerintah Kerahkan KRI Bung Hatta
• 11 jam lalu
0
thumb
Destry Perdana Pimpin RDG, BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% pada Agustus 2026
• 5 jam lalu
0
thumb
Delapan Hari Berdiri, Polres Paluta Bekuk Lima Tersangka Narkoba
• 10 jam lalu
0
thumb
Menyoal Etika Mereka yang Pasang Badan Biar Parkiran Tak Diserobot Orang
• 13 jam lalu
0
thumb
SMEP Panakkukang, Melinda Aksa Evaluasi Program PKK
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.