Dulu Dipuja Sekarang Dibenci, Ini Tokoh yang Paling Tak Dipercaya

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: AP/Julia Demaree Nikhinson

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah perkembangan AI yang sangat pesat, banyak anak muda yang tidak mempercayai bos-bos perusahaan yang mengembangkan teknologi tersebut. Mayoritas dari mereka menyatakan tidak mempercayai para pemimpin itu untuk bertindak secara bertanggung jawab soal AI.

Hal ini terungkap dalam survei yang dilakukan oleh CNBC Generation Labs. Jajak pendapat itu dilakukan dengan menerima tanggapan dari 1.088 orang berusia 18-34 tahun.

Satya Nadella selaku CEO Microsoft mendapatkan nilai paling baik yakni 65% tidak mempercayainya dan 35% menilai sebaliknya. Semenntara itu CEO Palantir Alex Karp mendapatkan skor terburuk, 81% dari responden menjawab tidak mempercayainya.


Sementara itu untuk 75% responden mengatakan tidak percaya dengan Sundar Pichai, CEO Alphabet. Skor hampir serupa juga didapatkan oleh Dario Amodei pemimpin perusahaan yang tengah naik daun Anthropic.

Pilihan Redaksi
  • Orang Terkaya di Dunia Bilang 10 Tahun Lagi, Uang Tak Ada Gunanya
  • Amerika Siapkan 'Tombol Pembunuh', Ancaman Besar Sudah Tak Terkendali
  • Raksasa Teknologi AS Tutup Kantor, Tak Kuat Berbisnis di China

Peter Thiel yang memimpin Palantir tidak dipercayai oleh 79% orang. Sekitar 70% orang menyatakan tidak percaya pada nama terkenal seperti Sam Altman (CEO OpenAI), Mark Zuckerberg (CEO Meta), Jensen Huang (CEO Nvidia) dan Elon Musk (CEO SpaceX).

Dalam laporan yang sama, para anak muda itu juga ditanya soal perkembangan AI. Tak banyak dari mereka yang percaya AI bisa membantu mereka.

Sebanyak 45% responden mengatakan AI akan berdampak negatif pada karirnya. Sementara 10% percaya AI bisa membantu karir mereka, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (19/8/2026).

Aturan AI juga dinilai perlu untuk dibuat. Beberapa dari mereka (40%) juga mengatakan perlu adanya aturan dari pemerintah federal yang mengatur soal AI.

Badan ahli juga dinilai 36% responden dibutuhkan untuk menerapkan soal aturan main AI. Hanya sedikit responden yang menyatakan AI tidak perlu diatur (8%).

Sementara itu, pusat data juga masuk dalam laporan. Kebanyakan dari responden (60%) menyatakan pembangunan pusat data perlu diperlambat dan hanya 15% yang mendukung percepatan.

Persepsi terhadap bos perusahaan teknologi berubah drastis. Pada awal perkembangan internet, perusahaan teknologi dengan berbagai inovasi dan cara kerja yang fleksibel punya reputasi yang baik.

Bos teknologi seperti pendiri Microsoft Bill Gates, pendiri Google Sergey Brin dan Larry Page, atau pendiri Apple Steve Jobs dan Steve Wozniak menjadi insipirasi bahkan idola oleh anak muda. 


(dem/dem)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Inovasi Fintech Lending Atasi Gap Kredit UMKM Sebesar Rp2.400 T

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Instruksikan Kirim Bantuan 65 Ton ke Lokasi Bencana NTT
• 6 jam lalu
0
thumb
Daftar Pemain Timnas Voli Indonesia di Kamboja: Bawa 18 Andalan, Ada Jasen Kilanta Hingga Luvi Febrian
• 5 jam lalu
0
thumb
Indosolar 2026 Digelar, Ekosistem Energi Surya Indonesia Mau Terus Didorong agar Semakin Kuat
• 15 jam lalu
0
thumb
Pramono: Jakarta Tak Bisa Dibangun Sendiri, Butuh Dukungan Partai AHY
• 9 jam lalu
0
thumb
Buntut Kasus di Bangka Belitung, Pemerintah Siap Sokong Harga Beli Timah Rakyat
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.