HARIAN.FAJAR.CO.ID, BANGKOK – Singapura harus menelan kekecewaan. Mereka gagal melaju ke final Piala AFF 2026 meskipun berhasil mengalahkan Thailand 2-1 di leg kedua di markas lawan Selasa (18/8/2026).
Kemenangan tersebut tidak cukup, karena mereka kalah agregat 3-4 akibat kekalahan 1-3 di leg pertama.
Pelatih Singapura, Gavin Lee, menegaskan bahwa sepak bola sering kali memperlihatkan sisi kejamnya, seperti yang dialami timnya kali ini.
Ia berharap performa tim bisa menentukan hasil pertandingan dan sempat mengira laga akan berlanjut ke babak tambahan waktu.
“Kami ingin performa kami menentukan hasilnya. Saya berpikir bahwa laga ini setidaknya akan berlanjut ke babak extra time tetapi sepak bola adalah permainan yang kejam dan kami tak mampu menuntaskan misi kami,” jelas Gavin Lee kepada Strait Times, dikutip Rabu (19/8/2026).
Meski gagal ke final, Gavin Lee melihat banyak hal positif dari penampilan timnya, terutama dari segi semangat dan kegigihan para pemain selama pertandingan. Ia menilai aspek tersebut menjadi modal penting untuk membangun kekuatan tim selanjutnya.
“Tentu saja sangat bagus melihat semangat di dalam tim dan banyak hal positif yang bisa kami ambil dari kompetisi ini,” ungkapnya.
Gavin Lee menegaskan bahwa tim akan terus mengembangkan kekuatan dari titik ini demi menghadapi tantangan berikutnya.
“Kami akan terus membangun kekuatan tim dari titik ini,” pungkasnya.
Singapura sendiri telah mengoleksi empat trofi juara Piala AFF, menjadikannya salah satu tim tersukses di turnamen ini. Mereka hanya kalah dari Thailand dalam hal jumlah gelar juara sejauh ini.






Komentar (0)