jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama Polri dalam penanganan bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam kunjungan langsung ke Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur, Kapolri memimpin koordinasi lintas-lembaga yang melibatkan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.
BACA JUGA: Berduka Bersama Korban Gempa Flores, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan RI
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo saat meninjau dan memberikan bantuan kepada warga terdampak gempa di Manggarai, NTT. Foto: Source for JPNN
BACA JUGA: Infinix GT 50 Pro Jadi Official Tournament Device Kapolri Cup 2026, Diikuti 6.166 Tim dari 37 Provinsi
"Polri akan terus berkomitmen untuk membersamai masyarakat dalam menghadapi masa-masa sulit ini, serta bersinergi dengan TNI, BNPB, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait guna mempercepat penanganan bencana, pemulihan wilayah terdampak, serta menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat,"ujar Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Selasa (18/8).
Polri menggerakkan kekuatan penuh dalam waktu singkat pasca-bencana gempa bumi melanda NTT.
BACA JUGA: Boni Hargens Optimistis dengan Kinerja Polri, TNI, dan BIN
Sesuai arahan Presiden, seluruh unsur Polri difokuskan pada operasi pencarian dan pertolongan (SAR), evakuasi korban, penanganan tanggap darurat, pelayanan kesehatan, hingga distribusi logistik ke titik-titik pengungsian yang tersebar luas di wilayah terdampak.
Kapolri memastikan bahwa sebagian besar lokasi pengungsian saat ini telah dapat dijangkau dan terus dipantau secara langsung oleh personel yang ditugaskan.
Analis politik dan hukum senior Boni Hargens, yang juga merupakan putra kelahiran Manggarai, NTT, memberikan apresiasi mendalam atas komitmen kemanusiaan yang ditunjukkan Kapolri Listyo Sigit Prabowo beserta seluruh jajaran Polri.
Boni menilai respons cepat dan kehadiran langsung Kapolri di lapangan bukan hanya bermakna bagi korban bencana, tetapi juga memiliki dampak institusional yang signifikan.
"Kapolri dan jajarannya selalu hadir terdepan dalam membantu masyarakat yang terkena bencana alam. Bantuan untuk korban gempa bumi di Flores ini juga sering dilakukan Kapolri dan jajarannya dalam bencana di daerah lain sebelumnya seperti banjir bandang yang melanda Sumatera beberapa waktu lalu,"demikian disampaikan Boni Hargens kepada media di Jakarta, Selasa (18/8).
Penguatan Citra Institusi Polri dan Semangat Asta Cita
Boni mengakui bahwa langkah Kapolri Listyo dengan sendirinya memberikan dampak positif yang signifikan terhadap penguatan citra institusi Polri dalam persepsi publik di Indonesia.
Kehadiran nyata di lapangan bencana membangun kepercayaan publik yang otentik dan berkelanjutan.
Mantan Dewan Pengawas LKBN Antara tersebut menilai langkah cepat Polri mencerminkan semangat Asta Cita—anima dasar pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka—yang menempatkan kesejahteraan dan keselamatan rakyat sebagai inti dari setiap kebijakan negara.
Respons Polri terhadap gempa bumi NTT merupakan bagian dari pola konsistensi yang telah ditunjukkan sebelumnya, termasuk penanganan banjir bandang di Sumatera.
Hal ini menegaskan bahwa komitmen kemanusiaan Polri bukan bersifat insidental, melainkan kelembagaan dan sistemik.
Boni juga menegaskan signifikansi dari sinergi antara Polri, TNI, BNPB, dan pemerintah daerah dalam penanganan bencana NTT sebagai model koordinasi kebencanaan nasional yang patut dijadikan acuan untuk penanganan darurat di masa mendatang.(fri/jpnn)
Video Terpopuler Hari ini:
Redaktur & Reporter : Friederich Batari





Komentar (0)