Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana memperkuat kerja sama budaya antara Jakarta dengan Berlin menjelang peringatan 5 abad Jakarta pada 2027 mendatang.
Hal itu disampaikan Pramono saat menghadiri sekaligus membuka Pameran Lukisan SBY Art Community (SAC) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (18/8).
Pramono mengatakan, Jakarta dan Berlin memiliki hubungan sebagai sister city. Ia mengaku pernah bertemu langsung dengan Wali Kota Berlin Kai Wegner dalam agenda bilateral.
"Saya beruntung pernah bilateral meeting dengan Wali Kota Berlin (Kai Wegner). Dan di dalam ruangannya, ruang meeting dan ruangannya Wali Kota Berlin, itu adanya cuma lukisannya Christopher Lehmpfuhl tadi," kata Pramono dalam sambutannya.
Menurutnya, keberadaan karya pelukis asal Jerman, Christopher Lehmpfuhl, di ruang kerja Wali Kota Berlin menjadi salah satu hal yang menunjukkan kuatnya posisi seni.
Pramono kemudian menyebut rencana kerja sama budaya yang akan dilakukan Jakarta dalam momentum HUT ke-500 Jakarta tahun depan.
"Maka ketika saya bertemu dengan wali kota, saya mengundang tahun depan ini, di Jakarta 500 tahun," ujarnya.
Ia mengatakan, salah satu rencananya adalah mengundang klub sepak bola asal Berlin, Hertha Berliner Sport-Club, untuk datang ke Jakarta. Selain itu, Pramono juga ingin menghadirkan Berlin Philharmonic.
"Yang pertama, mengundang Hertha Berlin, itu klub bola paling nomor satu di Berlin, untuk datang ke Jakarta, yang kedua saya juga mengundang Philharmonic Berlin," katanya.
Pramono menilai kerja sama Jakarta-Berlin tak hanya dapat dilakukan dalam bidang ekonomi atau pemerintahan, tetapi juga melalui seni dan budaya.
AHY Dorong Jakarta-Berlin Perkuat Diplomasi BudayaSementara itu, Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang turut hadir dalam acara tersebut juga mendorong agar hubungan Jakarta-Berlin diperkuat melalui diplomasi budaya.
AHY mengatakan, kerja sama kedua kota dan kedua negara tidak harus terbatas pada perdagangan maupun diplomasi di meja perundingan. Menurutnya, seni dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.
"Hubungan bukan hanya hubungan dagang, bukan hanya diplomasi di atas meja perundingan, tapi diplomasi kultural semacam ini menjadi sangat penting," kata AHY.
Ia berharap kolaborasi seniman Indonesia dan Jerman dapat dilanjutkan, termasuk dengan menggelar pameran di Berlin.
"Sesekali datanglah para seniman dari Jerman, termasuk dari Kornfeld Galerie. Dan juga sesekali boleh kadang-kadang kita juga datang ke Berlin untuk punya ekshibisi semacam ini di Berlin," ujarnya.
AHY menilai Indonesia memiliki seniman yang mampu bersaing di tingkat dunia sehingga karya mereka perlu semakin diperkenalkan ke masyarakat internasional.






Komentar (0)