jpnn.com, LABUAN BAJO - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau Telkom terus memperluas langkah tanggap darurat sebagai bagian dari upaya penanganan dan pemulihan layanan telekomunikasi digital pascabencana gempa yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai bagian dari TelkomGroup, PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) turut mengambil peran dengan menargetkan penyediaan konektivitas berbasis satelit di 17 titik di Maumere, Ruteng, dan Larantuka.
BACA JUGA: TelkomGroup Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa, 85% Konektivitas NTT Kembali Normal
TelkomGroup mengoptimalkan kapabilitas satelit yang dimiliki untuk menghadirkan akses komunikasi yang dapat diandalkan di lokasi yang masih dalam proses pemulihan, khususnya ketika infrastruktur jaringan terestrial mengalami gangguan dan keterbatasan. Foto: Dokumentasi TelkomEVP Telkom Regional III Rachmad Dwi Hartanto mengatakan pemulihan infrastruktur di beberapa titik masih membutuhkan waktu dan dilakukan secara bertahap.
BACA JUGA: Bantu Warga Tetap Terhubung, TelkomGroup Sediakan Internet Gratis di NTT
"Kami perlu memastikan seluruh sumber daya dan kapabilitas TelkomGroup bisa dikerahkan secara efektif untuk membantu proses tersebut, termasuk melalui pemanfaatan layanan satelit Telkomsat,” ujar Rachmad.
Sejalan dengan upaya tersebut, Telkomsat mengoptimalkan kapabilitas satelit yang dimiliki untuk menghadirkan akses komunikasi yang dapat diandalkan di lokasi yang masih dalam proses pemulihan, khususnya ketika infrastruktur jaringan terestrial mengalami gangguan dan keterbatasan.
BACA JUGA: Telkom Menghadirkan Inovasi OCA Berbasis AI di Ajang DTI-CX 2026
VP Corporate Secretary Telkomsat Fino Arfiantono menyampaikan pihaknya memahami konektivitas menjadi kebutuhan yang sangat penting dalam situasi bencana, baik bagi masyarakat untuk tetap berkomunikasi dan memperoleh informasi maupun bagi berbagai pihak dalam melakukan koordinasi penanganan di lapangan.
"Kami menargetkan dukungan konektivitas satelit dapat hadir di 17 titik di wilayah Maumere, Ruteng, dan Larantuka,” ujar Fino.
Fino menyampaikan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Telkomsat untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama ketika akses komunikasi dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Menurut Fino, dalam situasi seperti ini yang terpenting adalah bagaimana teknologi dan kapabilitas yang Telkomsat miliki dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Telkomsat akan terus bersinergi bersama TelkomGroup dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung proses pemulihan, sehingga akses komunikasi di wilayah terdampak dapat kembali tersedia dan mendukung berbagai kebutuhan di lapangan,” tutup Fino.
Dukungan konektivitas satelit melengkapi proses pemulihan jaringan yang masih berlangsung.
TelkomGroup berupaya maksimal agar masyarakat dapat tetap terhubung dalam situasi krisis. Foto: Dokumentasi TelkomHingga saat ini, beberapa ruas jaringan fiber optic, site BTS, dan infrastruktur lainnya telah pulih dan kembali aktif.
Di sisi layanan, penyediaan posko internet gratis di sejumlah titik serta Paket Darurat untuk pelanggan Telkomsel juga masih tersedia dan dapat diaktifkan melalui *888*20#.
TelkomGroup terus mengerahkan tim teknis untuk mempercepat pemulihan konektivitas di wilayah terdampak, dengan tetap menempatkan keselamatan kerja sebagai prioritas.
Dengan tambahan konektivitas satelit ini, TelkomGroup berupaya maksimal agar masyarakat dapat tetap terhubung dalam situasi krisis.
Informasi terkait progress pemulihan jaringan, kantor layanan, maupun layanan pelanggan TelkomGroup dapat diperoleh melalui Hotline Tanggap Bencana di 0800-111-9000 dan media sosial resmi Telkom Indonesia. (mrk/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
BACA ARTIKEL LAINNYA... Telkom Memperkenalkan Connectivity+, Layanan Berkecepatan Tinggi dengan Jangkauan Luas
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi





Komentar (0)