Bulan UMKM Nasional, Ayo Perkuat Fondasi Digital Seller Lewat Ekosistem Penjualan Terintegrasi

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Bulan UMKM Nasional menjadi momentum bagi pelaku usaha untuk tidak hanya mengejar transaksi, tetapi juga memperkuat fondasi bisnis di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin digital. Marketplace tetap menjadi salah satu kanal penting bagi seller dan UMKM, namun interaksi pelanggan kini berlangsung semakin beragam melalui WhatsApp, media sosial, website, komunitas online, hingga berbagai kanal digital lainnya. 

Perubahan tersebut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk membangun hubungan yang lebih langsung dengan pelanggan. Di sisi lain, semakin banyaknya kanal penjualan juga membuat proses operasional menjadi lebih kompleks, khususnya bagi UMKM yang masih mengelola pesanan, pembayaran, pengiriman, hingga komunikasi pascatransaksi secara manual. 

Bagi banyak seller, tantangan saat ini bukan hanya bagaimana mendapatkan pelanggan baru, tetapi juga bagaimana menjaga pelanggan yang sudah pernah bertransaksi agar kembali melakukan pembelian. Tanpa pengelolaan yang terstruktur, data pelanggan dapat tersebar di berbagai kanal, sementara aktivitas follow-up, promosi, maupun pengingat pembelian ulang berpotensi tidak dilakukan secara konsisten. 

Menurut KiriminAja, kondisi tersebut menunjukkan bahwa digitalisasi UMKM tidak cukup hanya dengan hadir di banyak platform. Pelaku usaha juga membutuhkan kemampuan untuk mengelola perjalanan pelanggan secara lebih utuh, mulai dari saat konsumen menemukan produk, melakukan transaksi, menerima pesanan, hingga kembali melakukan pembelian. 

“Marketplace tetap menjadi salah satu kanal penting bagi banyak pelaku usaha. Namun, seiring perilaku belanja pelanggan yang semakin beragam, seller juga membutuhkan kemampuan untuk membangun hubungan langsung dan mengelola penjualan dari kanal miliknya sendiri. KiriminAja hadir untuk membantu proses tersebut berjalan lebih mudah, mulai dari checkout, pengelolaan pelanggan, hingga pengiriman,” ujar Fariz GTJ, CEO KiriminAja. 

Konsep penjualan mandiri tersebut bukan berarti pelaku usaha harus meninggalkan marketplace. Sebaliknya, kanal mandiri dapat digunakan sebagai pelengkap agar seller memiliki lebih banyak fleksibilitas dalam menjangkau pelanggan sekaligus membangun basis konsumen yang dapat dikelola untuk pertumbuhan jangka panjang. 

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, KiriminAja mengembangkan ekosistem yang menghubungkan proses transaksi, pengelolaan pelanggan, dan fulfillment dalam satu rangkaian. Salah satunya melalui Checkout Link, yang memungkinkan seller mengarahkan calon pelanggan dari WhatsApp, Instagram, TikTok, maupun kanal digital lainnya menuju proses pemesanan yang lebih terstruktur tanpa harus membangun website yang kompleks. 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Soal Rencana Prabowo Berangkat ke NTT, Istana: Kita Lihat Kondisi di Lapangan
• 12 jam lalu
0
thumb
Manfaat Menggunakan Lampu Warm Light di Kamar Tidur
• 16 jam lalu
0
thumb
Pabrik Mi di Mojokerto Terbakar Hebat, Api Diduga dari Ruang Produksi
• 21 jam lalu
0
thumb
Harga Emas Turun Lebih dari 1 Persen, Imbal Hasil Obligasi AS Melonjak ke Level Tertinggi
• 3 jam lalu
0
thumb
Dapur Umum Kemensos Layani Ribuan Korban Gempa di Sikka dan Manggarai
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.