Purbaya pastikan pengalihan status guru PPPK tak ganggu kondisi fiskal

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pengalihan status kepegawaian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berprofesi sebagai guru menjadi pegawai pemerintah pusat tidak mengganggu keberlanjutan fiskal.

Pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk kebijakan tersebut.

"Jadi, kita sudah hitung semua, dan ini bisa dilakukan tanpa membahayakan sustainabilitas dari fiskal," kata Purbaya dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa.

Ia juga menjamin dengan adanya kebijakan ini, target defisit dalam RAPBN 2027 bakal tetap dijaga 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau senilai Rp671,2 triliun.

"Berdasarkan hasil rapat tadi, kami juga sudah melakukan simulasi untuk anggaran tahun ini dan tahun-tahun berikutnya. Jadi, langkah-langkah ini diambil tanpa membahayakan kondisi fiskal kita tahun 2027 yang akan tetap dijaga di 2,4 persen defisitnya," jelas dia.

Adapun Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, kebijakan pengalihan status PPPK itu merupakan kesepakatan dalam rapat antara jajaran pemerintah dengan DPR RI.

"Kami menyepakati bersama-sama bahwa status kepegawaian akan dipindahkan menjadi pegawai pusat atau pegawai pemerintah pusat," kata Prasetyo.

Dalam hal itu, dia mengatakan bahwa guru-guru yang berstatus sebagai PPPK paruh waktu akan diangkat menjadi PPPK penuh waktu.

Kemudian para guru yang kini berstatus sebagai PPPK penuh waktu, memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi untuk menjadi PNS pada 2027.

Menurut dia, pemerintah pun terus melakukan sinkronisasi data terkait kepegawaian guru dengan berbagai status tersebut.

Dia mengatakan bahwa penyelesaian masalah kepegawaian guru itu tidak bisa berdiri sendiri, karena berbagai aspek harus dihitung.

Selain ke DPR RI, menurut dia, pemerintah pusat juga kerap menerima aspirasi dari kalangan asosiasi guru.

"Kami berkomitmen untuk terus berupaya mencari jalan keluar secepat-cepatnya," kata dia.



Baca juga: Ketua DPD minta pusat tambah dukungan fiskal untuk daerah gempa NTT

Baca juga: Menkeu tekankan pengawasan anggaran untuk stabilitas fiskal NTT

Baca juga: IHSG melesat respons target fiskal-pertumbuhan Pemerintahan Prabowo


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kuras Habis Uang Warung untuk Main Judol, Karyawan di Majalengka Karang Cerita Dirampok
• 4 jam lalu
0
thumb
Messi Sedang Berduka, Suporter Nashville Malah Ejek La Pulga dan Infantino
• 22 jam lalu
0
thumb
Wamendagri Tegaskan WFH ASN 18 Agustus Bukan Wajib, Hanya Fleksibilitas untuk Pesta Rakyat
• 14 jam lalu
0
thumb
Kronologi Cindy Gulla Eks JKT48 Tegur Akun Kemenpora, Sang Penyanyi Murka Fotonya Dipakai Tanpa Izin: Jujur Kecewa
• 10 jam lalu
0
thumb
Pramono: ASN DKI yang Layani Publik Tak Boleh WFH
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.