PT ASABRI (Persero) terus memperkuat komitmennya menghadirkan layanan prima bagi seluruh peserta, termasuk mereka yang tinggal di wilayah perbatasan dan daerah terluar Indonesia. Melalui Program Layanan Kunjungan Penerima Pensiun (LKPP), ASABRI hadir langsung menyapa dan memberikan pendampingan kepada para penerima pensiun di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, yang berbatasan langsung dengan Filipina.
Kondisi geografis Kepulauan Sangihe yang berada di wilayah terluar Indonesia tidak menjadi penghalang bagi ASABRI untuk memastikan peserta memperoleh hak dan layanan secara optimal. Kehadiran langsung tersebut sekaligus menjadi bentuk kepedulian perusahaan kepada para peserta yang telah mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Kepala Bidang Komunikasi Korporasi PT ASABRI (Persero), Kartika Rahmadayanti, mengatakan Program LKPP merupakan wujud nyata komitmen ASABRI untuk memastikan setiap peserta memperoleh haknya sesuai ketentuan yang berlaku.
“Melalui kunjungan ini, ASABRI tidak hanya memberikan layanan administrasi, tetapi juga memastikan ketepatan dan kelancaran pembayaran hak peserta secara langsung. Kami juga membangun komunikasi yang lebih erat dengan para pensiunan untuk mendengarkan aspirasi, memahami kebutuhan, serta memastikan setiap manfaat diterima sesuai prinsip 5 T, yakni Tepat Waktu, Tepat Orang, Tepat Jumlah, Tepat Alamat, dan Tertib Administrasi,” ujar Kartika.
Dalam pelaksanaan Program LKPP di Kabupaten Kepulauan Sangihe, tim ASABRI mengunjungi sejumlah peserta dengan kondisi dan kebutuhan yang memerlukan perhatian khusus. Mereka antara lain Ny. Vidi Aramana, penerima manfaat pensiun janda berusia di bawah 45 tahun dan istri dari almarhum Sertu Anthonius Luthe; Ny. Febrianti Ponto, penerima manfaat pensiun janda berusia di bawah 45 tahun dan istri dari almarhum Brigadir Eka Indra Proklajaya Macpal; serta Angelique Sindar, penerima manfaat pensiun yatim piatu yang masih berstatus mahasiswa dan merupakan anak dari almarhum PNS AL Leonard Sindar.
Kunjungan juga dilakukan kepada Bapak Nicodemus Mirontoneng, penerima manfaat pensiun duda dan suami dari almarhumah Aipda Dian Ekawaty Medea; Bapak J. Kidding Kallungan, pensiunan Polri lanjut usia yang belum melaporkan Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB); serta Bapak Dantje Tatengkeng, pensiunan TNI Angkatan Laut lanjut usia yang sedang dalam kondisi sakit sehingga belum dapat menyampaikan Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri (SPTB).
Melalui kunjungan tersebut, ASABRI memberikan pendampingan mulai dari verifikasi data, pemenuhan administrasi, hingga edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta. Pendekatan langsung ini menjadi bentuk kepedulian ASABRI, khususnya kepada peserta dengan keterbatasan usia dan kondisi kesehatan maupun penerima manfaat yang membutuhkan perhatian khusus.
Kepala Kantor Cabang PT ASABRI (Persero) Manado, Hasan, menegaskan bahwa Program LKPP merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang setara bagi seluruh peserta, tanpa memandang lokasi tempat tinggal.
“Bagi ASABRI, setiap peserta memiliki hak yang sama untuk memperoleh layanan terbaik, di mana pun mereka berada. Melalui Program LKPP, kami ingin memastikan peserta di wilayah perbatasan sekalipun dapat merasakan kehadiran ASABRI secara langsung,” kata Hasan.
Menurut dia, kunjungan tersebut bukan sekadar pelayanan administrasi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, mendengarkan aspirasi peserta, serta memastikan hak-hak mereka terpenuhi sesuai ketentuan.
“Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, kami ingin memastikan kehadiran ASABRI benar-benar dirasakan oleh seluruh peserta. Tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk kami jangkau, karena bagi ASABRI, setiap peserta adalah prioritas,” tegasnya.
Kartika menambahkan, Program LKPP mencerminkan komitmen ASABRI menghadirkan layanan yang inklusif dan berkeadilan, termasuk bagi peserta yang tinggal di wilayah perbatasan dan daerah terluar Indonesia.
“Kami percaya setiap prajurit TNI, anggota Polri, ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, serta para penerima manfaat yang telah mengabdikan diri kepada bangsa berhak mendapatkan layanan terbaik tanpa memandang lokasi tempat tinggalnya. Inilah makna semangat Melayani Sepenuh Hati, yaitu memastikan negara hadir melalui layanan ASABRI bagi seluruh peserta, dari pusat hingga tapal batas negeri,” imbuh Kartika.
Melalui Program LKPP, ASABRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perlindungan sosial yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta. Menjangkau wilayah perbatasan bukan sekadar menghadirkan layanan, tetapi juga memastikan peserta memperoleh perhatian, kepastian, dan ketepatan atas hak-haknya sebagai bentuk nyata kehadiran negara.






Komentar (0)