Bahlil mengakui untuk distribusi BBM, sempat ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk dimasuki karena persoalan infrastruktur.
IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai perlahan pulih usai diguncang gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7.
Bahlil mengakui untuk distribusi BBM, sempat ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk dimasuki karena persoalan infrastruktur.
"Tapi perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan," kata Bahlil saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Hal yang sama juga terjadi untuk distribusi listrik. Awalnya, banyak daerah yang terdampak bencana itu mengalami padam listrik.
Meski begitu, Bahlil memastikan perlahan-lahan sudah diatasi oleh pemerintah persoalan tersebut.
"Sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan. Sudah barang tentu belum 100 persen karena gardu induknya itu sudah nyala tapi untuk suplai ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit," ujarnya.
Sebagai informasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 40.040 orang mengungsi akibat gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Data sementara pengungsi saat ini yang kami kumpulkan ada 40.040 jiwa, sekali lagi data pengungsi itu sebesar 40.040 jiwa. Ini bukan menggambarkan kerusakan rumah jadi perlu kita hati-hati untuk menerjemahkannya, namun ini karena banyaknya dampak psikologis yang dirasakan oleh warga,” ungkap Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan saat konferensi pers secara virtual, Selasa (18/8/2026).
Pengungsi tersebar di sejumlah kabupaten terdampak. Untuk Kabupaten Manggarai tercatat 6.487 orang mengungsi, sedangkan di Manggarai Timur terdapat 966 orang yang mengungsi di posko BPBD.
Selain itu, terdapat sekitar 14 ribu orang di Manggarai Timur yang memilih mengungsi secara mandiri. “Di Kabupaten Manggarai Barat ada 600 jiwa mengungsi. Kabupaten Nagekeo 6.221 jiwa. Kabupaten Sikka 5.681 jiwa. Kabupaten Ende 366 jiwa. Kabupaten Ngada 1.920 jiwa,” kata Berton.
(Dhera Arizona)






Komentar (0)