Gandeng Danamon, Manulife Bidik Pasar Usia Produktif

idxchannel.com
8 jam lalu
Cover Berita

sebanyak 68 persen justru masih memberikan dukungan finansial kepada anggota keluarga, dengan rata-rata mengalokasikan 38 persen dari pendapatan bulanan.

Gandeng Danamon, Manulife Bidik Pasar Usia Produktif (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Laju perkembangan Indonesia seiring dengan adanya bonus demografi terus menjadi sorotan, seiring dengan besarnya peluang yang muncul dari potensi pertumbuhan ekonomi, sekaligus risiko kualitas sumber daya manusia (SDM) yang juga perlu dimitigasi sejak dini.

Misalnya saja seperti yang disampaikan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), di mana isu bonus demografi tidak pernah berdiri sendiri, melainkan berkelindan dengan ketersediaan akses pendidikan, kesehatan dan juga lingkungan yang seimbang untuk seluruh masyarakat.

Baca Juga:
Langkah Manulife Indonesia Perkuat Jangkauan Layanan di Jakarta Utara

"Dalam bidang keuangan, keseimbangan juga penting terkait kebutuhan perencanaan keuangan dan proteksi kesehatan dan jiwa, terutama di kalangan produktif, yang dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren kesadaran finansial yang terus meningkat signifikan," ujar Chief Bancassurance Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Kah Jing Lee, dalam keterangan resminya, Selasa (18/8/2026).

Pernyataan tersebut didasarkan Lee pada hasil temuan dari Manulife Asia Care Survey 2026, yang menyoroti meningkatnya tekanan finansial yang dihadapi masyarakat Indonesia, di mana meski 65 persen responden memaknai kebebasan finansial sebagai tidak menjadi beban bagi orang lain, namun sebanyak 68 persen justru masih memberikan dukungan finansial kepada anggota keluarga, dengan rata-rata mengalokasikan 38 persen dari pendapatan bulanan untuk kebutuhan keluarga. Akibatnya, 69 persen responden menyatakan bahwa tanggung jawab tersebut memengaruhi kemampuan mereka dalam mencapai kemandirian finansial jangka panjang.

Baca Juga:
Manulife Sepakat Ambil Alih Schroders Indonesia

Tantangan ini, menurut Lee, terutama dirasakan oleh kelompok usia produktif, khususnya 25 hingga 34 tahun, yang harus menjaga keseimbangan antara kebutuhan keluarga saat ini dengan tujuan keuangan di masa depan.

"Dibutuhkan adanya tools yang bisa membantu masyarakat, terutama kalangan produktif, untuk menyeimbangkan kebutuhan keluarga saat ini dengan perencanaan keuangan jangka panjang, sehingga nasabah dapat membangun kesiapan finansial yang lebih baik melalui manfaat yang dijamin, namun tetap fleksibel dan dapat beradaptasi terhadap kebutuhan yang terus berubah," ujar Lee.

Baca Juga:
Manulife Indonesia Ajak Masyarakat Jalani Hidup dengan Perlindungan yang Fleksibel

Atas pertimbangan tersebut, Manulife Indonesia berkolaborasi dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) untuk menginisiasi produk baru, yaitu Proteksi Prima Fleksi Ekstra (PPFE), sebagai solusi perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan jangka menengah yang memberikan kepastian manfaat sekaligus fleksibilitas akses manfaat lebih awal sesuai ketentuan polis.

Produk ini sengaja membidik masyarakat kalangan produktif, dalam rentang usia 18 hingga 80 tahun, dengan pilihan masa pembayaran premi yang fleksibel, dan dengan manfaat pengakhiran polis lebih awal (Early Policy Termination Benefit) yang tersedia pada tahun polis tertentu, sehingga nasabah memiliki opsi untuk mengakses manfaat polis lebih awal sesuai dengan syarat dan ketentuan polis.

"Manfaat ini dapat membantu mendukung berbagai tujuan finansial, seperti membiayai pendidikan anak, mempersiapkan momen penting keluarga, atau memenuhi kebutuhan keuangan jangka menengah lainnya tanpa harus menunggu hingga masa perlindungan berakhir," ujar Lee.

Sementara, Consumer Funding & Wealth Business Head BDMN, Ivan Jaya, menegaskan bahwa kesiapan finansial perlu didukung oleh perencanaan sejak dini serta solusi  finansial yang relevan, terintegrasi, dan mudah diakses oleh nasabah.

"Perencanaan keuangan yang baik tidak hanya bertujuan untuk mencapai target di masa depan, tetapi juga memberikan ketenangan dalam menghadapi berbagai perubahan yang mungkin terjadi sepanjang perjalanan hidup," ujar Ivan.

Sejak diperkenalkan, menurut Ivan, PPFE mendapat respons positif dari nasabah, dengan capaian dalam beberapa minggu pertama pasca peluncurannya, berhasil mencatat penjualan ratusan polis, yang mencerminkan tingginya minat nasabah terhadap solusi yang menggabungkan perlindungan jiwa dan perencanaan keuangan.

"Melalui kolaborasi ini, Manulife Indonesia dan Danamon terus memperluas akses masyarakat terhadap solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang," ujar Ivan.

(taufan sukma)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mengenal Sergio Aguero, Bintang Timnas Malaysia yang Bakal Jadi Andalan Baru PSM
• 17 jam lalu
0
thumb
Yaqut Bacakan Nota Perlawanan atas Dakwaan Korupsi Kuota Haji
• 15 jam lalu
0
thumb
Pertamina NRE optimalkan PLTS Pulau Sembur kembangkan KDMP
• 17 jam lalu
0
thumb
Khususnya Guru, PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu pada 2027
• 8 jam lalu
0
thumb
PWI Sulsel dan TVRI Bahas Pelatihan Wartawan, Perkuat Konten Berkualitas
• 15 jam lalu
0
Berhasil disimpan.