JAKARTA, KOMPAS.com - Beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang sopir Toyota Alphard memukul sepeda motor milik seorang pengemudi ojek (sebelumnya disebut ojek online atau ojol) menggunakan batu di kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Kepada Kompas.com, pengemudi ojek tersebut, Mulyadi (53), mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.
Tepatnya saat dirinya hendak pulang setelah mengantar seorang penumpang ke sekolah.
Baca juga: Sopir Alphard Pukul Motor Ojol Pakai Batu di Jaksel, padahal Sudah Minta Maaf Senggol Spion
Saat itu, Mulyadi melintas menuju arah Bintaro melewati Jalan IKPN, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Ia mengaku saat berkendara, ia berada dekat dengan mobil Alphard.
Menurut Mulyadi, posisi sepeda motornya semakin terjepit karena di sisi kanannya terdapat pengendara motor lain yang hendak berbelok.
Baca juga: Pemilik Lama Sudah Blokir STNK Alphard, Masih Dipakai Polisi Pengintimidasi Satpam
Pada saat yang bersamaan, sikut Mulyadi mengenai bagian depan di sekitar spion Alphard tersebut.
Merasa tersenggol, mobil tersebut membunyikan klakson dan pengendaranya lalu meminta Mulyadi untuk menepi.
Ia kemudian mengikuti mobil sekitar 50 meter karena berniat menyelesaikan persoalan terkait dugaan goresan pada bodi mobil.
“Saya lihat ada mobilnya baret, saya bilang kalau memang ini (baretnya bukan karena tersenggol motor), saya enggak merasa (motor saya menyenggol),” kata Mulyadi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Alphard yang Dikemudikan Pengintimidasi Satpam Bundaran HI Awalnya Milik Dokter, Dijual 2 Tahun Lalu
Mulyadi merasa demikian, karena posisi baret mobil lebih tinggi daripada setang motornya.
“Sedangkan posisi setang sama mobil, bodi mobil itu, ini baretnya ini di tinggi mobil,” tutur Mulyadi.
Mulyadi mengaku pengemudi Alphard kemudian meminta ganti rugi atas goresan yang disebut terdapat pada mobilnya.
Namun, Mulyadi mengatakan, dirinya memang tidak menyenggol dan menyebabkan goresan tersebut.
Perselisihan kemudian berlanjut ketika pengemudi Alphard disebut hendak mengambil ponsel milik Mulyadi di dalam jaketnya.
Komentar (0)