PT TASPEN (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 400 paket sembako serta berbagai kebutuhan penunjang dengan total senilai Rp 155 juta kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (18/8).
Bantuan ini diserahkan oleh Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, bersama Direktur Investasi TASPEN, Rifki Isnaini Hassan, kepada sekitar 450 jiwa di sejumlah titik pengungsian sebagai bentuk respons cepat dan dukungan TASPEN kepada masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).
Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian TASPEN terhadap masyarakat yang terdampak, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.
"TASPEN Group turut berduka cita atas bencana yang terjadi dan dampaknya bagi masyarakat NTT. Hari ini TASPEN menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Ngada yang sejatinya akan kami serahkan langsung, namun karena bencana gempa susulan yang terjadi, maka kami sampaikan bantuan ini kepada Pemerintah Kota Kupang. Kendati demikian, TASPEN Kantor Cabang Ende sudah lebih dulu tiba di Kabupaten Ngada untuk menyerahkan langsung bantuan di lokasi pengungsian sebagai respons cepat." ujar Fary.
Kebutuhan penunjang yang disalurkan oleh TASPEN untuk mendukung masyarakat terdampak bencana di lokasi pengungsian terdiri atas 7 unit genset senilai Rp 70 juta untuk mendukung ketersediaan sumber listrik, 25 unit terpal senilai Rp 25 juta sebagai perlindungan tempat tinggal sementara, serta 400 paket sembako senilai Rp 60 juta untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat. Selain itu, bantuan obat-obatan turut disalurkan untuk mendukung kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak yang mengalami gangguan kesehatan.
Dalam proses penyalurannya, TASPEN sempat menghadapi kendala transportasi yang menyebabkan distribusi bantuan tertunda. Kendati demikian, perwakilan Insan TASPEN telah tiba di lokasi sejak Senin (17/8) untuk berkoordinasi dan memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.
Selain memberikan bantuan kemanusiaan, TASPEN juga berkomitmen untuk terus mendampingi peserta dan keluarganya di wilayah terdampak. Saat ini, terdapat total 90.110 peserta pensiun dan peserta aktif TASPEN di wilayah terdampak, yang menjadi bagian dari perhatian TASPEN untuk memastikan peserta tetap memperoleh perlindungan dan manfaat sesuai haknya dalam kondisi bencana.
"Selain bantuan paket sembako dan kebutuhan penunjang, TASPEN juga menyerahkan bantuan kepada Gekrafs NTT (Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Nusa Tenggara Timur) yang kemudian akan mengirimkan tenaga kesehatan ke lokasi terdampak untuk mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak gempa bumi." tutup Fary.
TASPEN berharap bantuan kemanusiaan ini dapat mendukung pemulihan masyarakat terdampak gempa di NTT. Sebagai Center of Excellence, TASPEN berkomitmen untuk selalu hadir, memberikan manfaat, serta memberikan perlindungan bagi peserta dan masyarakat, sebagaimana sejalan dengan semangat Asta Cita dalam memperkuat perlindungan sosial dan menghadirkan negara di tengah masyarakat.






Komentar (0)