Anak Pemilik Panti Asuhan di Surabaya Cabuli Remaja Putri Tunanetra

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Seorang pria anak pemilik panti asuhan di Surabaya berinisial MSN (22) tega mencabuli remaja putri penyandang disabilitas tuna netra. Aksi bejat itu dilakukan MSN selama 2 tahun.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, aksi bejat tersebut berlangsung sejak akhir tahun 2024 hingga Juni 2026.

Korban telah dititipkan di panti asuhan tersebut sejak usia tiga tahun karena sang ibu bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

"Sejak akhir tahun 2024 hingga Juni 2026, anak pemilik panti asuhan tersebut, yakni tersangka berulang kali melakukan pencabulan terhadap korban," kata Hadi saat dikonfirmasi, Selasa (18/8).

Ia menyampaikan, modus tersangka melakukan pencabulan itu dengan iming-iming merayu meminjamkan ponsel miliknya.

"Setiap melancarkan aksinya, tersangka selalu mengancam akan mencekik dan membunuh korban agar korban tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapa pun," ucapnya.

Aksi itu terbongkar setelah kakak korban berinisial A menemukan rekaman video pencabulan di ponsel milik tersangka pada 11 Juli 2026.

"Kakak korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada ibunya," ujar dia.

Mengetahui peristiwa itu, ibu korban lalu menjemput kedua anaknya dari panti asuhan dan melaporkan ke Polrestabes Surabaya.

Adapun barang bukti yang disita yakni 1 unit HP merek Infinix GT 30 Pro dan 1 buah flashdisk warna hitam motif merah merek Sandisk berkapasitas 16 GB berisi bukti rekaman pencabulan terhadap korban.

Akibat perbuatannya, MSN dijerat Pasal 415 Huruf b UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dan atau pasal 6 huruf b UU Nomor 12 tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Hasto Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Upacara HUT 81 RI di Istana
• 23 jam lalu
0
thumb
50 Bus Terbakar di Pangkalan Bus Bekasi, Tak Ada Korban Jiwa
• 1 jam lalu
0
thumb
HUT Ke-81 RI, Ketua KPK: Kita Dipercaya Jaga Fondasi Penting Kehidupan Bangsa, Integritas!
• 15 jam lalu
0
thumb
YouTube Ubah Cara Hitung Views, Apa Dampaknya bagi Kreator Konten?
• 6 jam lalu
0
thumb
DPR dan Pemerintah Rapat Bahas Finalisasi Perpres Ojol
• 1 jam lalu
0
Berhasil disimpan.