Hasto Ungkap Alasan Megawati Tak Hadiri Upacara HUT 81 RI di Istana

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum PDI Perjuangan sekaligus Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri tidak menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).

Megawati justru memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Sekolah Partai PDI Perjuangan, Jakarta. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, keputusan Megawati tersebut berkaitan dengan misi yang ingin disampaikannya melalui momentum 17 Agustus.

Hasto mengatakan, Megawati ingin menyoroti pentingnya keadilan sejarah serta pembelajaran terhadap berbagai peristiwa masa lalu bangsa Indonesia.

“Yang pertama, itu bahwa ya Ibu Mega dari amanat beliau, kan untuk menggambarkan bagaimana keadilan di dalam sejarah itu juga harus diwujudkan. Suatu bangsa yang diwarnai oleh berbagai manipulasi historis atas masa lalunya, baik yang baik ataupun yang buruk untuk pembelajaran generasi yang akan datang, itu akan kehilangan jati dirinya," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Senin (17/8).

Menurut Hasto, Megawati menggunakan momentum HUT Kemerdekaan untuk menyampaikan rangkaian sejarah sekaligus tugas bangsa Indonesia ke depan, termasuk pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, riset, dan inovasi.

“Sehingga Ibu Mega menggunakan momentum 17 Agustus ini untuk menyampaikan berbagai suatu rangkaian sejarah, tapi juga tugas-tugas kita, termasuk tadi pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan, riset dan inovasi agar kita menjadi bangsa yang berdikari. Syaratnya percaya dulu pada kemampuan kita sendiri,” ujarnya.

Hasto kemudian menjelaskan alasan Megawati memilih menggelar upacara di lingkungan PDIP. Menurut dia, Megawati memiliki misi khusus dalam menyampaikan pesan-pesan tersebut kepada kader partai dan masyarakat.

“Karena kita bisa merdeka bukan karena pemberian Jepang. Kita bisa menghadapi tentara Sekutu pemenang Perang Dunia Kedua karena semangat yang berkobar-kobar itulah yang kemudian dirasakan hilang karena sejarah yang diputarbalikkan. Jadi Ibu punya suatu misi khusus untuk mengadakan upacara di kantor DPP PDIP Perjuangan,” tutur Hasto.

Selain menyoroti sejarah, Hasto mengatakan Megawati juga mengajak masyarakat belajar dari pengalaman sejumlah negara lain. Menurutnya, hal tersebut menjadi bagian dari misi yang disampaikan Megawati dalam upacara HUT ke-81 RI.

“Kemudian yang lain, Ibu juga mengingatkan kita juga belajar dari bangsa-bangsa lain. Karena Indonesia itu lahir dari dialektika sejarah dunia,” katanya.

Hasto menyebut Megawati mendorong pembelajaran dari sejumlah negara, termasuk Tiongkok, Jerman, Korea Selatan, Iran, hingga Korea Utara.

“Maka Ibu menyebut kita harus belajar bagaimana dari Tiongkok, dari Jerman—Jerman itu Bung Karno mengatakan bangsa penemu—Korea Selatan dan sebagainya. Tapi kita juga belajar militansi dari bangsa Iran, dari Korea Utara, dan berbagai bentuk negara yang menunjukkan patriotismenya, rasa percaya diri yang luar biasa dan ternyata bisa menghadapi berbagai tantangan-tantangan global,” ujar Hasto.

Hasto menambahkan, upacara yang dipimpin Megawati tersebut disiarkan kepada seluruh pengurus PDIP di Indonesia. Hal itu, kata dia, dimaksudkan untuk membangkitkan kesadaran mengenai makna kemerdekaan.

“Itu misi yang dijalankan oleh Ibu Mega. Dan kami yang mengundang Ibu Megawati Soekarnoputri. Sehingga acara hari ini disiarkan kepada seluruh pengurus partai di seluruh Indonesia agar proklamasi itu membangkitkan suatu kesadaran kita bahwa Indonesia seharusnya menjadi contoh di dalam perjuangan agar rakyat Indonesia bisa merdeka, bisa berdaulat, bisa bebas berbicara, berserikat, diperlakukan setara, hukum harusnya berkeadilan, itulah otokritik yang tadi disampaikan oleh Ibu Mega agar itu menjadi pembelajaran termasuk bagi seluruh anggota dan kader PDIP perjuangan,” pungkasnya.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Maluku Utara Salurkan Rp1 Miliar untuk Korban Bencana NTT, Gubernur: Anda Tidak Sendiri
• 4 jam lalu
0
thumb
HUT Ke-81 RI, Ribuan Napi Dapat Remisi, Termasuk Koruptor
• 9 jam lalu
0
thumb
AirNav Menjamin Layanan Navigasi Penerbangan Tetap Aman Pascagempa NTT
• 10 jam lalu
0
thumb
Detik-Detik Bendera Terlilit Tali di Polman, Paskibra Tetap Berhasil Kibarkan Merah Putih
• 3 jam lalu
0
thumb
Istana Kasih Angin Segar, Kantor Pemerintah hingga Swasta Diimbau Beri Keleluasaan Kerja 18 Agustus
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.