Soal Barang Bukti dan Saksi Roy-Tifa, Andi Azwan: "Mereka Tidak Punya Sama Sekali"

cumicumi.com
1 jam lalu
Cover Berita
































Andi Azwan mempertanyakan kekuatan bukti dari pihak Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa) dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia menyoroti ketiadaan barang bukti maupun saksi yang bisa memperkuat tudingan tersebut.

"Sekarang mau tanya, kalau kita tanya kepada mereka, punyakah mereka yang dinamakan barang bukti? Punyakah mereka saksi-saksi yang berkuliah bersama beliau? Mereka tuh tidak punya sama sekali," ujar Andi Azwan.

Menurutnya, ketiadaan bukti dan saksi inilah yang mendasari sikap pihak Roy Suryo dan dr. Tifa yang menurutnya lebih memilih mengulur waktu lewat jalur praperadilan berulang, ketimbang langsung menghadapi pembuktian di pokok perkara.

"Makanya mereka ini mencoba untuk bisa mengulur-ngulur waktu sambil mencari celah-celah untuk keluar dari lingkaran yang tidak berujung itu, sehingga mereka merasa bebas. Itu tujuan utama mereka," katanya.

Baca Juga: DHL: Roy Suryo Tak Bisa Dijerat Pidana Meski Ajukan Praperadilan Berulang, Ini Alasannya

Andi Azwan menegaskan, langkah yang seharusnya ditempuh jika ingin menyelesaikan persoalan ini secara tuntas adalah dengan segera hadir di sidang pokok perkara, bukan terus berkutat di ranah prosedural.

"Padahal kalau mau diselesaikan ini segera, ya, mereka harus hadir di sidang pokok perkara," pungkasnya.

Komentar ini dikeluarkan oleh Andi Azwan, sebagai aksi membalik narasi yang selama ini digaungkan pihak Roy Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma (dr. Tifa) soal keberanian Presiden ke-7 RI Joko Widodo menghadapi persidangan. Menurutnya, tudingan bahwa Jokowi tidak akan berani tampil di pokok perkara justru berbalik ke pihak yang selama ini melontarkan narasi tersebut.

"Kalau dulu mereka itu selalu membuat suatu narasi, baik di media mainstream maupun di podcast, bahwa Pak Jokowi tidak akan berani tampil ataupun hadir di pengadilan pokok perkara. Dan akhirnya publik semua mengetahui, yang membuat kata-kata itu adalah mereka, tapi mereka sendiri takut untuk bisa menghadiri pokok perkara," ujar Andi Azwan kepada Cumicumi (14/08/2026)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kamrussamad Ungkap Strategi Transformasi Ekonomi Presiden Prabowo, dari Penertiban Hutan hingga DHE
• 10 jam lalu
0
thumb
Ulurkan Bantuan untuk Korban Gempa di NTT, PNM Peduli Salurkan Berbagai Kebutuhan Dasar
• 20 jam lalu
0
thumb
Antusiasme Bazar Makan Gratis di Monas, Warga Antre 1,5 Jam Sebelum Buka
• 23 jam lalu
0
thumb
Gempa Flores, Bantuan Bagi Warga di Pulau Palue Terkendala Material Longsor
• 1 jam lalu
0
thumb
Artis Nasional hingga Pawai Karnaval Meriahkan HUT RI di Bundaran HI
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.