Polda Amankan 21 Orang Diduga Akan Picu Kerusuhan, Bawa Bom Molotov di Tengah Aksi Demo

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Polri mengamankan 21 orang yang diduga membawa bom molotov di tengah aksi demo. Pengamanan tersebut dilakukan pagi tadi, sebelum para mahasiswa tiba di lokasi demo.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat (Jakpus) hari ini, Selasa (18/8/2026). Aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan bertema ‘Merebut Kemerdekaan’.

Selain aksi demo dari BEM UI, ada lebih dari 30 kegiatan masyarakat yang dijadwalkan akan berlangsung hari ini. Ribuan personel pengamanan pun dipersiapkan untuk berjaga di kawasan Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.

Jelang aksi mahasiswa, Polda Metro Jaya menggelar apel pengamanan demo. Ditemui usai apel, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, menjelaskan bahwa akan ada 9.242 personel pengamanan yang akan dikerahkan.

“Kehadiran petugas TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI memberikan rasa aman agar apa yang disampaikan tersampaikan dengan baik,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Selasa (18/8/2026).

Berdasarkan jadwal, BEM UI diperkirakan bergerak dari Depok di sekitaran pukul 11.00 WIB. Jauh sebelum itu, Polda telah mengamankan sejumlah orang yang diduga akan menjadi pemicu kerusuhan.

“Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang yang saat ini dimintai keterangan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait dengan membawa barang-barang yang dapat membahayakan peserta aksi, petugas pengamanan serta masyarakat sekitar,” kata Kombes Pol Budi Hermanto.

Polda mengamankan 21 orang diduga perusuh dengan sejumlah barang bukti. Di antaranya, ditemukan botol yang diduga akan dijadikan bom molotov.

“Adapaun barang-barang tersebut berupa petasan ataupun flare, botol yang dipersiapkan sebagai pemicu ataupun pemantik sebagai bom molotov,” tegas Kombes Pol Budi Hermanto.

Polda Metro Jaya masih melakukan pemeriksaan terhadap 21 orang diduga perusuh. Sejauh ini, polisi tidak menemukan adanya afiliasi antara mahasiswa dengan 21 orang tersebut.

“Biasanya, ini masih dalam proses pendalaman, biasanya pada saat sudah diamankan dilakukan preventif education, Orang-orang yang membawa ataupun mengganggu dalam aktivitas penyampaian aspirasi di muka umum, biasanya tidak terafiliasi ataupun bukan bagian dari mahasiswa yang menyampaikan pendapat.”

 

“Tujuannya adalah membuat konflik antara petugas pengamanan dengan peserta yang menyampaikan pendapat di muka umum,” papar Kombes Pol Budi Hermanto.

Berdasarkan kondisi terkini, ribuan mahasiswa beralmamater kuning mulai memadati kawasan sekitar Bundaran HI. Terpantau dari siarang langsung Kompas TV, Wakil Ketua BEM UI, Fatimah Azzahra berkordinasi dengan Kapolres Metro Jakpus, Kombes Pol Dr. Reynold. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Mau Financial Freedom? Ini 3 Fondasi Keuangan yang Harus Kamu Bangun
• 1 jam lalu
0
thumb
SeaBank Bukukan Laba Bersih Rp749 Miliar di Semester I-2026, Melonjak 250 Persen
• 4 jam lalu
0
thumb
Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah, Kuasa Hukum Fokus Uji Prosedur Hukum
• 7 jam lalu
0
thumb
Alasan Rizky Ridho Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026
• 3 jam lalu
0
thumb
Saat Seskab Teddy Bagi-bagi Kaus di Karnaval Malam Merdeka
• 14 jam lalu
0
Berhasil disimpan.