PT Bank SeaBank Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp749,26 miliar pada semester I-2026, melonjak 250 persen secara tahunan.
IDXChannel - PT Bank SeaBank Indonesia membukukan laba bersih sebesar Rp749,26 miliar pada semester I-2026. Angka ini melonjak sekitar 250 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kinerja laba tersebut ditopang pertumbuhan bisnis dan peningkatan efisiensi operasional perseroan. Total aset bank digital milik Sea Group tersebut mencapai Rp52,97 triliun hingga akhir Juni 2026.
Direktur Utama PT Bank SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley mengatakan, capaian tersebut menunjukkan strategi bisnis bank dalam mengembangkan layanan perbankan digital mulai memberikan hasil positif, dengan tetap mempertahankan prinsip kehati-hatian.
"Kami sangat mengapresiasi kepercayaan yang terus diberikan oleh nasabah dan seluruh pemangku kepentingan. Hasil positif sepanjang semester I-2026 ini membuktikan bahwa strategi berkesinambungan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang mudah, cepat, dan aman berada di jalur yang tepat," ujar Sasmaya dalam keterangan resmi, Selasa (18/8/2026).
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit SeaBank tumbuh 53,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp39,81 triliun. Pertumbuhan kredit tersebut berasal dari skema direct lending, kolaborasi ekosistem digital, serta kemitraan strategis.
Di tengah ekspansi kredit yang signifikan, SeaBank tetap menjaga kualitas aset. Hal tersebut tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross yang berada di level 1,65 persen, jauh di bawah ambang batas maksimum 5 persen yang ditetapkan regulator.
Pertumbuhan kredit juga didukung peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK). Hingga akhir semester I-2026, DPK SeaBank mencapai Rp41,80 triliun atau tumbuh 47,6 persen yoy.
Komposisi dana murah turut menjadi salah satu penopang efisiensi pendanaan bank. Dana Current Account Savings Account (CASA) mencapai Rp29,10 triliun atau setara 69,6 persen dari total DPK.
Kinerja tersebut turut tercermin pada rasio efisiensi dan profitabilitas SeaBank. Bank mencatat Cost to Income Ratio (CIR) sebesar 21,1 persen dan Return on Assets (ROA) sebesar 3,9 persen pada semester I-2026.
Sejalan dengan pertumbuhan kinerja keuangan, jumlah nasabah SeaBank telah mencapai 35 juta hingga akhir semester I-2026. Rata-rata transaksi harian mencapai lebih dari 16,8 juta transaksi, dengan volume perputaran uang harian mencapai Rp7,1 triliun selama Juni 2026.
(Rahmat Fiansyah)






Komentar (0)