JAKARTA, DISWAY.ID - Gempa bumi berkekuatan besar 6,1 magnitudo guncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Selasa, 18 Agustus 2026 pukul 13.02 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan titik gempa berada di koordinat 0,65 derajat lintang selatan dan 98,32 derajat bujur timur sekitar 147 kilometer arah tenggara Nias Selatan dengan kedalaman 29 kilometer.
Dalam keterangan BMKG, gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami dan mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati kemungkinan gempa susulan.
BACA JUGA:Basarnas Evakuasi 3 Korban Gempa di Manggarai Timur, Termasuk Anak 5 Tahun
"Tidak berpotensi tsunami #BMKG" tulis keterangannya dikutip akun X resmi @infoBMKG.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, BMKG menginformasikan gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).
Berdasarkan laporan masyarakat, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas:
1. IV MMI ( Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik, dan dinding berbunyi ) di Tapanuli Utara.
2. III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. ) di Padang Sidempuan, Nias Selatan, Padang Panjang, Pesisir Selatan dan Bukittinggi, Padang, Padang Pariaman, Pariaman, Pasaman Barat, dan Kabupaten Agam.
3. II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. ) di Tapanuli Tengah dan Gunung Sitoli.
Namun hingga saat ini, belum laporan kerusakan maupun korban jiwa atas insiden gempa bumi di Nias Selatan.
Adapun gempa bumi yang mengguncang Nias Selatan, berjarak empat hari dari insiden gempa bumi dahsyat yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu, 15 Agsutus 2026.






Komentar (0)