Lomba Agustusan Ponpes Wali Barokah Kediri Tanamkan Nasionalisme Santri

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kediri (beritajatim.com) – Pondok Pesantren Wali Barokah Kediri memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan menggelar berbagai lomba Agustusan yang diikuti para santri. Kegiatan yang digelar Selasa (18/8/2026) itu menjadi sarana mengisi kemerdekaan dengan aktivitas positif sekaligus menanamkan rasa nasionalisme.

Sedikitnya 15 jenis perlombaan khas Agustusan digelar dengan mayoritas mengangkat permainan tradisional, seperti balap karung dan tarik tambang. Kemeriahan terlihat dari sorak sorai penonton saat para santri menunjukkan kemampuan dan kekompakan mereka dalam setiap perlombaan.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri Bambang Priyambodo mengapresiasi inisiatif dan peran aktif Pondok Pesantren Wali Barokah dalam menjaga semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang melibatkan para santri.

“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami memuji inisiatif Ponpes Wali Barokah dalam menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, humanis dan melibatkan pemuda lokal,” ungkapnya saat membuka lomba, Selasa (18/8/2026).

Menurut Bambang, kegiatan semacam itu diharapkan tidak berhenti sebagai agenda perayaan tahunan. Ia berharap rangkaian kegiatan yang disebut seri Pasar tersebut dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda.

Pembinaan tersebut diarahkan untuk membentuk generasi yang memiliki karakter, berbudaya, sekaligus memiliki kecintaan terhadap tanah air. Lingkungan pesantren dinilai memiliki peran penting dalam menanamkan nilai tersebut melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan santri.

Pembukaan lomba turut dihadiri Camat Pesantren beserta jajaran, kepala kelurahan, Ketua LDII Kota Kediri Agung Riyanto, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, serta para guru pengajar.

Agung Riyanto mengatakan, keterlibatan santri dalam peringatan HUT Kemerdekaan RI merupakan wujud nyata rasa cinta tanah air yang terus ditanamkan di lingkungan Pondok Wali Barokah.

“Semangat kemerdekaan harus diisi dengan hal-hal positif yang membangun karakter, kebersamaan, serta rasa persatuan antar sesama elemen masyarakat,” tegasnya.

Nilai kemerdekaan kemudian diterjemahkan melalui berbagai perlombaan yang berlangsung dalam suasana penuh kegembiraan. Para santri tidak hanya diajak berkompetisi, tetapi juga belajar menjunjung sportivitas dan membangun kerja sama tim.

Kepala Disbudpapora Kota Kediri buka lomba agustusan Pondok Wali Barokah

Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan aksi teatrikal yang menggambarkan perjuangan para pejuang dalam merebut kemerdekaan. Pertunjukan itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini diperoleh melalui perjuangan panjang para pahlawan.

Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan tanggung jawab generasi penerus untuk mengisi kemerdekaan melalui berbagai kegiatan positif dan prestasi. Dengan cara itu, semangat perjuangan tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Permainan tradisional menjadi salah satu daya tarik utama lomba Agustusan di Pondok Wali Barokah. Balap karung dan tarik tambang menghadirkan suasana kompetitif sekaligus memperkuat interaksi dan kebersamaan antarsantri.

Kemeriahan tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi ruang pembelajaran karakter yang dikemas secara sederhana dan menyenangkan. Nilai persatuan, kerja sama, sportivitas, serta kecintaan terhadap Indonesia hadir melalui aktivitas yang melibatkan seluruh peserta.

Rangkaian kegiatan ini sekaligus memperlihatkan peran Pondok Pesantren Wali Barokah tidak hanya sebagai lembaga pendidikan moral dan agama. Lingkungan pesantren juga menjadi ruang untuk menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda.

Melalui kegiatan Agustusan yang melibatkan santri secara aktif, semangat nasionalisme diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter generasi penerus. Kecintaan terhadap tanah air pun dapat diwujudkan melalui kegiatan positif, kebersamaan, prestasi, dan komitmen menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. [nm/aje]


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
PNM Perluas Peran Usaha Ultra Mikro demi Bantu Pecut Ekonomi Nasional
• 22 jam lalu
0
thumb
Gempa NTT M 7,7: Barang Kolong Terdampak Parah, 1.400 Warga Mengungsi
• 10 jam lalu
0
thumb
Ivar Jenner Hadiri Karnaval Pesta Rakyat HUT Ke-81 Bareng Erick Thohir
• 19 jam lalu
0
thumb
Donald Trump Minta Iran Menyerah, Perundingan Damai Masih Buntu
• 4 jam lalu
0
thumb
Demam The Devil Wears Prada 2 Dongkrak Pariwisata Milan
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.