JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menyampaikan bahwa sudah tidak ada lagi warga yang dilaporkan hilang usai gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Walaupun sudah tidak ada laporan orang hilang, Berton menegaskan bahwa tim gabungan masih tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan pencarian.
"Sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak. Meski tidak ada laporan, tim Basarnas, tim gabungan Basarnas, tetap melakukan upaya-upaya pencarian dan tetap menurunkan personel secara optimal di daerah-daerah terdampak," kata Berton, dalam keterangannya, dikutip Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Menko PMK Dorong Pemda Bentuk Satgas Penanganan Gempa di NTT
Hingga Senin (17/8/2026), data terbaru korban tewas akibat gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang bertambah menjadi 68 jiwa.
Rinciannya, di Kabupaten Manggarai sebanyak 26 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 24 jiwa, Kabupaten Nagekeo sebanyak 8 jiwa, Kabupaten Sikka 4 jiwa, Kabupaten Ende 2 jiwa, Kabupaten Manggarai Barat 2 jiwa, dan Kabupaten Ngada 2 jiwa.
"Kami tetap memantau perkembangan jumlah korban ini dan terus kami akan melaporkan ketika nanti ada jumlah korban yang ditemukan," tutur dia.
Berton berharap korban jiwa akibat gempa M 7,7 tersebut tidak terus bertambah.
Baca juga: Solidaritas HUT Ke-81 RI, Mendag Busan Serahkan Bantuan Kemendag Peduli untuk Korban Gempa NTT
Begitu juga dengan korban luka-luka.
"Kami selalu berharap dan berdoa agar tidak ada lagi ketambahan dari jiwa yang meninggal maupun yang luka-luka," ucap dia.
Percepatan distribusi logistikPenguatan distribusi dilakukan melalui Pos Pendukung Logistik Nasional (PPN) Halim Perdanakusuma yang telah menggelar operasi pengiriman bantuan sejak Sabtu (15/8/2027), usai gempa mengguncang wilayah tersebut.
Baca juga: Solidaritas HUT Ke-81 RI, Mendag Busan Serahkan Bantuan Kemendag Peduli untuk Korban Gempa NTT
Dalam operasi tersebut, BNPB bersama pemerintah, TNI dan mitra kemanusiaan mengerahkan pesawat angkut berat TNI AU untuk mengirim bantuan ke sejumlah wilayah terdampak di NTT.
BNPB mencatat selama 15-17 Agustus 2026 telah dilakukan tujuh sortie penerbangan dengan total 101.494 kilogram logistik yang dikirim ke NTT.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT






Komentar (0)