RIYADH – Badan Budaya dan Pendidikan PBB (UNESCO) dan mitra-mitra internasionalnya pada September akan memimpin upaya untuk mendukung penerapan rekomendasi mengenai etika kecerdasan buatan (AI), serta memperkuat tata kelola dan penggunaannya secara bertanggung jawab.
Langkah ini dilakukan pada momen bersejarah yang krusial bagi sektor teknologi global, di mana konsep "etika AI" bukan lagi sekadar pilihan regulasi, melainkan telah menjadi pilar fundamental dan keharusan internasional yang mendesak untuk memanfaatkan teknologi canggih ini demi melayani seluruh umat manusia dan melindungi pencapaian serta hak-hak kemanusiaan di seluruh dunia.
Para pemimpin dunia meyakini pentingnya AI dalam memberikan manfaat signifikan bagi umat manusia, namun menyadari ada kekhawatiran yang perlu ditangani untuk memastikan penggunaan teknologi ini dilakukan secara bertanggung jawab. Hal ini mencakup penanganan tantangan terkait—seperti bias yang dapat memicu diskriminasi dan kesenjangan di tengah masyarakat dunia—sebagaimana tertuang dalam Rekomendasi UNESCO tentang Etika Kecerdasan Buatan yang diadopsi oleh negara-negara anggota pada tahun 2021, serta perlunya menjamin keamanan penggunaan teknologi AI dan pelestarian martabat serta hak-hak asasi manusia.
Terkait upaya ini, UNESCO telah memilih Kerajaan Arab Saudi sebagai tuan rumah penyelenggaraan Forum Global Etika Kecerdasan Buatan edisi keempat tahun 2026, yang akan berlangsung pada tanggal 14 hingga 17 September. Acara ini akan dihadiri oleh para menteri bidang teknologi dan kecerdasan buatan dari negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), para pembuat kebijakan, pimpinan perusahaan internasional terkemuka, serta perwakilan organisasi internasional. Penyelenggaraan ini dilaksanakan melalui kemitraan dengan Otoritas Data dan Kecerdasan Buatan Saudi (SDAIA) serta Pusat Internasional untuk Penelitian dan Etika Kecerdasan Buatan (ICAIRE) di bawah naungan UNESCO, dan dikoordinasikan dengan Komite Nasional Saudi untuk Pendidikan, Kebudayaan, dan Sains, demikian dilaporkan kantor berita Arab Saudi, SPA.
Pendaftaran untuk menghadiri forum ini telah dibuka melalui tautan: https://registration-gfeai.icaire.org/en/join.





Komentar (0)