Jakarta, tvOnenews.com - Sejumlah negara di benua Asia maupun Oseania mendapatkan suntikan dana bernilai fantastis dari Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) melalui program FIVB Volleyball Empowerment. Salah satunya ialah Timnas Voli Putri Indonesia.
Melansir dari laman resmi, FIVB Volleyball Empowerment merupakan program yang memberikan bantuan teknis kepada federasi nasional melalui berbagai bentuk dukungan. Selain pelatih, program tersebut dapat mencakup peralatan, transfer pengetahuan, pemusatan latihan, serta pengembangan kapasitas teknis.
FIVB pun menyalurkan dana bantuan tersebut untuk sejumlah negara di kawasan Asia. Nilai yang diberikan pun beragam, salah satunya bantuan untuk Indonesia mencapai US$52.500 atau sekitar Rp936 juta (kurs Rp17.700), yang dimanfaatkan untuk mendukung program kepelatihan tim nasional.
Dukungan tersebut diberikan untuk menunjang pekerjaan Marcos Sugiyama sebagai pelatih Timnas Voli Putri Indonesia. Namun Indonesia ternyata bukan satu-satunya negara Asia yang memperoleh dukungan melalui program tersebut.
Sejumlah negara lain juga mendapatkan alokasi dana, bahkan beberapa di antaranya menerima nominal jauh lebih besar dibandingkan Indonesia.
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand memperoleh dukungan kepelatihan sebesar US$168.000 atau sekitar Rp2,97 miliar. Bantuan tersebut berkaitan dengan program kepelatihan tim nasional putri Thailand di bawah arahan Kiattipong Radchatagriengkai.
Vietnam juga mendapat dukungan dari FIVB dengan nilai US$56.266 atau sekitar Rp996 juta untuk kebutuhan kepelatihan. Selain itu, Vietnam menerima tambahan US$24.000 atau sekitar Rp425 juta untuk peralatan, sehingga total dukungan yang disebutkan mencapai sekitar Rp1,42 miliar.
Nominal lebih besar diterima Iran, yang memperoleh US$192.000 atau sekitar Rp3,40 miliar untuk dukungan pelatih. Negara tersebut juga mendapatkan dukungan tambahan senilai US$95.000 atau sekitar Rp1,68 miliar untuk peralatan serta kesempatan mengikuti pemusatan latihan internasional.
Korea Selatan juga mendapatkan dukungan sebesar US$178.500 atau sekitar Rp3,16 miliar untuk perekrutan pelatih fisik Lucas Fereira Rodrigues. Mereka juga memperoleh tambahan US$17.000 atau sekitar Rp301 juta untuk peralatan dan US$6.000 atau sekitar Rp106 juta untuk transfer pengetahuan.
Sementara itu, Australia mendapatkan dukungan kepelatihan senilai US$168.000 atau sekitar Rp2,97 miliar. Bantuan tersebut diberikan untuk mendukung program kepelatihan tim nasional Australia di bawah Russell Borgeaud.





Komentar (0)