Gunung Anak Krakatau Meletus Dua Kali dalam 2 Menit, Warga Dilarang Mendekat 3 Km

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Gunung Anak Krakatau di perairan Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, kembali mengalami erupsi pada Senin malam, 17 Agustus 2026. Aktivitas vulkanik tersebut terjadi dua kali dalam waktu yang berdekatan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi pertama terjadi pada pukul 19.43 WIB. Tinggi kolom erupsi tidak teramati dalam kejadian tersebut.

Baca Juga :
Gunung Anak Krakatau Erupsi 2 Kali!
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Badan Geologi Pertahankan Status Siaga dan Ingatkan Radius Aman 3 Kilometer

Berdasarkan rekaman seismograf, erupsi pertama memiliki amplitudo maksimum 51 milimeter dengan durasi selama 27 detik.

Hanya berselang satu menit, Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Erupsi kedua tercatat pada pukul 19.44 WIB.

Erupsi Kedua Berlangsung 92 Detik

PVMBG mencatat erupsi kedua Gunung Anak Krakatau juga memiliki amplitudo maksimum 51 milimeter.

Namun, durasi erupsi kedua lebih lama dibandingkan erupsi pertama, yakni mencapai 92 detik.

Sama seperti erupsi sebelumnya, tinggi kolom erupsi tidak teramati.

Dua aktivitas erupsi yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut membuat pemantauan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau terus dilakukan secara intensif.

Kondisi tersebut menjadi perhatian karena aktivitas gunung api masih berlangsung sehingga masyarakat diminta mengikuti imbauan dari petugas dan tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau.

Warga Diminta Jaga Jarak 3 Kilometer

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan Andi Suwardi mengatakan aktivitas erupsi masih perlu dipantau secara intensif.

Ia mengimbau masyarakat, pengunjung, maupun wisatawan untuk tidak mendekati kawasan gunung api tersebut.

"Erupsi masih terjadi dan aktivitas Gunung Anak Krakatau terus kami pantau. Kami mengimbau masyarakat, pengunjung maupun wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Anak Krakatau," kata Andi.

Masyarakat diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau hingga jarak 3 kilometer dari kawasan gunung api tersebut.

Imbauan tersebut berlaku bagi warga maupun pengunjung yang berada di sekitar perairan Gunung Anak Krakatau. Pemantauan aktivitas vulkanik dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan erupsi dan menjaga keselamatan masyarakat.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Terus Dipantau

Erupsi pada Senin malam tercatat dalam waktu yang sangat berdekatan. Erupsi pertama berlangsung selama 27 detik, kemudian aktivitas kembali terekam satu menit setelahnya dengan durasi 92 detik.

Data seismograf menjadi salah satu dasar pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dalam dua kejadian tersebut, amplitudo maksimum yang tercatat sama-sama mencapai 51 milimeter.

Baca Juga :
Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 150 Meter
Viral! Video Letusan Dahsyat Gunung Anak Krakatau Dipastikan Hoaks, Begini Fakta di Baliknya
Dongkrak Ekonomi Masyarakat Pesisir Lampung Selatan, Sinergi BUMN Gelar Program Blue Impact

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Meriah! Kirab Pengembalian Sang Merah Putih ke Monas | KOMPAS PETANG
• 8 jam lalu
0
thumb
Besok 18 Agustus 2026 BEM UI Demo di Bundaran HI, Panggilan untuk Rakyat yang Merasa Dijajah!
• 4 jam lalu
0
thumb
Sultan Alauddin Melawan Monopoli VOC: Jangan Ambil Nasi dari Mulut Orang Lain
• 12 jam lalu
0
thumb
Renungan Suci HUT Ke-81 RI, Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut
• 19 jam lalu
0
thumb
Program Sosial, Kapolri Listyo Sigit Berangkatkan Lansia Umrah
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.