Di Tengah Gempuran Minuman Impor, Jamu Dinilai Warisan Budaya yang Harus Dijaga

metrotvnews.com
15 jam lalu
Cover Berita

 

Jakarta: Jamu tradisional menjadi sorotan utama dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di acara Harmoni Kemerdekaan yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin, 17 Agustus 2026. Jamu dinilai sebagai kearifan lokal bernilai tinggi yang perlu dipertahankan posisinya di hati masyarakat.

“Kenapa jamu? Jamu adalah warisan budaya yang tidak ternilai di Indonesia, ya. Kita ingin jamu punya posisi yang istimewa di Indonesia. Di saat gempuran minuman-minuman tematik dari luar negeri, kami perlu untuk tetap menjaga jamu tetap ada di hati masyarakat Indonesia,” ujar Direktur Creative Event Entertainment Ananta Pribadi di lokasi, Senin, 17 Agustus 2026.

Ananta mengatakan terdapat beragam aktivitas interaktif dalam acara ini, mulai dari workshop pembuatan jamu, talkshow wellness, hingga pengunjung ditantang menebak komposisi bahan jamu yang diminum.

Selain jamu, dia menyebut acara ini melibatkan lebih dari 60 UMKM binaan Artha Graha Peduli dan menyajikan beragam kuliner Nusantara dari wilayah barat hingga timur Indonesia, serta pertunjukan seni budaya seperti tari Kecak.

“Terus selain itu juga dari budaya lokal Indonesia ini kita juga diwakili oleh teman-teman UMKM menyajikan beragam kuliner khas Indonesia ya, mulai dari ujung barat sampai ujung timur. Kita juga ada tarian-tarian atau tarian dan musik budaya Indonesia,” ujar Ananta.
 

Baca Juga :

HUT ke-81 RI, Kementerian UMKM Hadirkan Bazar Kuliner Gratis di Monas


Direktur Creative Event Entertainment Ananta Pribadi. Metrotvnews.com/Nattasya.

Berbeda dari tahun sebelumnya yang didominasi kegiatan kirab, Ananta mengungkapkan penyelenggaraan tahun ini difokuskan pada penguatan budaya lokal dan kesehatan (wellness).

“Kalau tahun kemarin itu lebih banyak kirabnya, hari ini kita memfokuskan kepada budaya lokal dan wellness-nya ya. Kemakmuran, kesehatannya dari apa kebugarannya dari apa, dari budaya Indonesia ini. Itu sih highlight-nya. Kalau kemarin kan lebih banyak kirabnya, kalau hari ini lebih ke wellness-nya,” kata Ananta. 

Melalui acara ini, pihaknya berharap dapat mendongkrak penjualan produk UMKM lokal sekaligus mengajak pekerja dan pengunjung di kawasan bisnis tersebut untuk berpartisipasi dalam pemajuan ekonomi masyarakat.

“Sebanyak-banyaknyalah kita harapkan ya. Kemakmuran buat kita semua,” tutur Ananta.

Acara ini juga didukung  PT Danayasa Arthatama Tbk. Dukungan ini diberikan khususnya bagi acara yang bertujuan untuk mempromosikan kebudayaan bangsa Indonesia.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Komandan Upacara Menghadap: Penurunan Bendera Tertib, Saya Bangga
• 21 jam lalu
0
thumb
Dari Sanders ke Mamdani: Peta Baru Kekuasaan yang Mengubah Partai Demokrat AS
• 8 jam lalu
0
thumb
Empati Bencana NTT, Tak Ada Kembang Api di Acara Malam Merdeka Monas-HI
• 22 jam lalu
0
thumb
Bawa 247 Ton Bantuan, Kapolri Pastikan Korban Gempa NTT Terpenuhi
• 42 menit lalu
0
thumb
Korban Gempa di NTT Bertambah: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-luka
• 19 jam lalu
0
Berhasil disimpan.