PLN Fokus Pulihkan Listrik di Wilayah Terpencil Pascagempa NTT

suarasurabaya.net
5 jam lalu
Cover Berita

PT PLN (Persero) mengerahkan tim recovery untuk memulihkan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah terpencil yang terdampak parah gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pulau Palue di Kabupaten Sikka dan Golo Lebo di Kabupaten Manggarai Timur menjadi lokasi yang mendapat perhatian khusus.

Langkah tersebut dilakukan setelah sistem kelistrikan utama Flores kembali pulih. PLN kini mengalihkan fokus pada wilayah isolated yang sistem kelistrikannya terpisah dari jaringan utama dan mengalami kerusakan akibat gempa.

“Setelah sistem pembangkit utama Flores kembali pulih, perhatian kami sekarang tertuju pada wilayah-wilayah isolated yang terdampak,” ujar Dwipantara Rita Triani General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) di Jakarta pada Senin (17/8/2026).

Di Pulau Palue, wilayah yang berada di sebelah utara Pulau Flores, kebutuhan listrik masyarakat sebelumnya dipenuhi melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 760 kilowatt (kW), sistem baterai, serta dua unit genset mobile masing-masing berkapasitas 150 kW.

Guncangan gempa menyebabkan sejumlah komponen PLTS dan sistem baterai mengalami kerusakan sehingga pasokan listrik kepada masyarakat terganggu.

PLN kemudian mengirimkan tim recovery untuk memeriksa dan memperbaiki PLTS, baterai, serta genset mobile yang terdampak.

“Untuk Pulau Palue, sambil memperbaiki PLTS dan baterai yang mengalami kerusakan, kami memastikan kondisi kesiapan genset sebagai pasokan sementara agar masyarakat bisa kembali mendapatkan listrik secepat mungkin,” kata Rita dilansir dari Antara.

Pemulihan di Palue menghadapi tantangan karena lokasi tersebut terpisah dari daratan utama Flores. Personel, peralatan teknis, hingga genset harus dikirim melalui jalur laut.

Meski akses menuju lokasi cukup sulit, PLN memastikan proses pemulihan tetap dipercepat dengan mempertimbangkan faktor keselamatan.

“Akses menuju lokasi memang menjadi tantangan, tetapi tim kami terus bergerak membawa personel dan peralatan yang dibutuhkan. Kami ingin pemulihan tidak hanya berlangsung cepat, tetapi juga dilakukan dengan mengutamakan keselamatan sehingga sistem yang kembali beroperasi benar-benar dalam kondisi aman,” ujar Rita.

Selain memperbaiki pembangkit, PLN juga melakukan pemulihan jaringan distribusi listrik di Pulau Palue yang ikut terdampak gempa. Perbaikan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi infrastruktur di lapangan.

Upaya pemulihan juga dilakukan PLN di Golo Lebo, Kabupaten Manggarai Timur. Di wilayah tersebut, tim recovery memperbaiki PLTS berkapasitas 440 kWp yang mengalami dampak gempa.

Hingga Senin (17/8/2026), dua sistem baterai yang sebelumnya rusak telah berhasil diperbaiki. Tahap berikutnya adalah menghubungkan baterai tersebut dengan PLTS agar dapat kembali menyimpan energi listrik dan mendukung pasokan listrik bagi masyarakat.

PLN memastikan pengerahan personel dan peralatan akan terus dilakukan hingga sistem kelistrikan di seluruh wilayah terdampak dapat kembali beroperasi.

“Tim PLN akan terus bekerja sampai listrik kembali hadir dan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak dapat berangsur normal,” kata Rita. (ant/saf/ipg)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Pigai minta pelaporan pengungsi Papua berbasis data valid
• 2 jam lalu
0
thumb
Dari Mesir hingga AS, Negara Sahabat Perkuat Pesan Kemitraan di HUT ke-81 RI
• 8 jam lalu
0
thumb
537 Warga Binaan Lapas Palopo Dapat Pengurangan Masa Tahanan
• 4 jam lalu
0
thumb
Momentum HUT ke-81 RI, Jasa Marga Perkuat Transformasi Layanan Publik
• 22 menit lalu
0
thumb
Bendera Merah Putih Raksasa Berkibar di Lereng Gunung Merapi
• 18 jam lalu
0
Berhasil disimpan.