Polda Metro Jaya Kirim Bantuan untuk Korban Gempa NTT

kompas.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA,KOMPAS — Polda Metro Jaya mengirimkan 12 truk bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur, Senin (17/8/2026). Kebutuhan yang dikirim merupakan sejumlah kebutuhan dasar yang diperlukan para korban.

Pengiriman bantuan dilepas Kepala Polda Metro Jaya Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri. Logistik yang dikirim terdiri atas berbagai kebutuhan dasar, seperti air mineral, makanan siap saji untuk dewasa dan balita, mi instan, ikan sarden, bubur bayi, dan makanan ringan. Selain itu, ada selimut dan sarung, alas tidur, serta terpal plastik berbagai ukuran.

Baca JugaBahaya Gempa Susulan Setelah Gempa Flores M 7,7

“Keluarga besar Polda Metro Jaya turut berduka cita mendalam atas musibah gempa bumi yang menimpa saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban, memberikan manfaat, serta menjadi penguat bagi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah,” ujar Asep.

Usai dilepas, seluruh logistik dibawa menuju Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma untuk diberangkatkan ke NTT. Polda Metro Jaya juga telah berkoordinasi dengan Polda NTT untuk menentukan skala prioritas penyaluran sesuai kebutuhan di wilayah terdampak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto berharap bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat terdampak. “Kita berharap bantuan ini segera terdistribusi kepada masyarakat yang terdampak sehingga dapat dimanfaatkan dengan cepat dan memberikan manfaat sesuai kebutuhan di lapangan,” ujar Budi.

Pengiriman bantuan berlangsung bertepatan dengan HUT RI ke-81. Budi mengatakan, persatuan, gotong royong, dan rasa senasib sepenanggungan mesti terus digelorakan.

”Kemerdekaan bukan hanya untuk dirayakan, tetapi juga untuk diwujudkan menjadi tanggung jawab bersama sebagai satu bangsa,” ujar Budi.

Hingga Minggu (16/8/2026), Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mencatat korban tewas akibat gempa Flores sebanyak 53 orang. Sementara itu, Kementerian Kesehatan mencatat satu rumah sakit di Kabupaten Manggarai dan dua rumah sakit di Kabupaten Nagekeo rusak berat.

Baca JugaRibuan Orang Mengungsi Lantaran Khawatir Gempa Susulan di Flores NTT

Deputi Bidang Pencegahan BNPB Abdul Muhari menyampaikan, sejumlah unsur pimpinan kementerian dan lembaga telah terjun ke lapangan untuk menangani gempa Flores. Hal ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah segera mengidentifikasi situasi dan kondisi di lapangan serta melihat kebutuhan masyarakat terdampak.

”Dengan upaya ini, dukungan yang akan diberikan, seperti logistik makanan dan nonmakanan, bisa menjawab kebutuhan dasar masyarakat di lapangan,” ujarnya.

Menurut Abdul, fase tanggap darurat penanganan gempa mulai dilakukan di sejumlah daerah. Pada fase tanggap darurat ini, pemerintah memprioritaskan pencarian dan pertolongan korban serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar, baik makanan maupun nonmakanan, bagi masyarakat terdampak.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ketua DPD: Gempa Susulan Masih Terjadi, Warga NTT Diminta Tak Beraktivitas di Rumah
• 4 jam lalu
0
thumb
Kapendam: 1 Prajurit Gugur Saat Kontak Tembak dengan KKB di Papua Tengah
• 9 jam lalu
0
thumb
KPK Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT saat Peringatan HUT ke-81 RI
• 11 jam lalu
0
thumb
Jokowi Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Duduk Berdampingan Prabowo
• 11 jam lalu
0
thumb
7 Hari Pertama Penanganan Gempa NTT, BNPB Fokus Pemenuhan Dasar Warga Terlayani
• 23 jam lalu
0
Berhasil disimpan.