Ketua DPD: Gempa Susulan Masih Terjadi, Warga NTT Diminta Tak Beraktivitas di Rumah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPD Sultan Baktiar Najamudin meminta pemerintah pusat memberikan dukungan fiskal kepada pemerintah daerah agar proses penanganan masyarakat korban gempa NTT dapat tertasi dengan optimal.

Sultan turut mengingatkan warga NTT untuk tidak beraktivitas di rumah dulu, mengingat gempa susulan masih terjadi.

Dia pun menyampaikan rasa keprihatianan dan duka cita mendalam kepada para korban dan seluruh masyarakat daerah terdampak gempa NTT.

"Yang patut diperhatikan adalah bahwa bencana gempa bumi ini masih berlangsung dengan skala yang lebih kecil dari sebelumnya. Hal ini mendorong BMKG dan pemerintah daerah setempat meminta masyarakat untuk tidak beraktivitas di dalam rumah masing-masing," ujar Sultan di Istana, Jakarta, Senin (17/8/2026).

Baca juga: Update Gempa NTT, Korban Meninggal Bertambah Jadi 68, Luka-luka Ada 213 Orang

Sultan menjelaskan, pihaknya memuji pemerintah pusat dan BNPB yang secara cepat dan cermat melakukan evakuasi.

Selain itu, kata dia, juga kecepatan pemerintah dalam mendata jumlah korban dan dampak kerusakan pada infrastruktur secara real time.

"Dengan ruang fiskal yang relatif sempit, pemerintah daerah setempat tentu sangat membutuhkan tambahan anggaran guna mempercepat proses pemulihan fasilitas publik dan melayani kebutuhan masyarakat di lokasi-lokasi pengungsian," tuturnya.

Baca juga: Empati Gempa NTT, Kembang Api Malam Merdeka di Bundaran HI-Monas Ditiadakan

Sementara itu, Sultan menyebut DPD terus melakukan koordinasi secara intensif dengan anggota DPD RI asal NTT yang saat ini sedang meninjau secara langsung di daerah terkait.

Dia berharap pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus berkoordinasi untuk menyiapkan langkah-langkah rehabilitasi secara lebih cepat.

"Saat ini empat anggota DPD RI asal NTT sedang berkoordinasi dan meninjau secara langsung di wilayah Pulau Flores bagian utara. Seperti biasa, DPD RI secara kelembagaan akan memberikan bantuan bencana kepada masyarakat yang terdampak," imbuh Sultan.

Baca juga: Indonesia Belum Buka Opsi Bantuan Luar Negeri untuk Gempa NTT, Ini Alasannya

Diketahui, gempa bermagnitudo (M) 7,7 sempat mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB lalu.

Akibat bencana tersebut, 68 nyawa harus melayang.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Kapal pertama Pelni ke NTT pasca-gempa bawa bantuan dari Surabaya
• 20 jam lalu
0
thumb
HUT ke-81 RI, WNI di Abu Dhabi Tampilkan Keberagaman Budaya Indonesia
• 5 jam lalu
0
thumb
Mengenal Pacu Kude, Tradisi Unik Merayakan Hari Kemerdekaan Khas Masyarakat Aceh Tengah
• 8 jam lalu
0
thumb
Jadwal Kejuaraan Dunia 2026, Senin 17 Agustus: Ada Alwi Farhan, 4 Wakil Indonesia Buka Perjuangan Indonesia
• 14 jam lalu
0
thumb
Jaga Mutu dan Kelestarian Lingkungan, PG Pesantren Baru Kediri Gelar Resertifikasi ISO 9001 & 14001
• 10 jam lalu
0
Berhasil disimpan.