JAKARTA, DISWAY.ID - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumpulkan bantuan kemanusiaan senilai Rp3,8 miliar untuk membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian para ASN dan jajaran Pemprov DKI Jakarta terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
"Bantuan yang dikumpulkan dari ASN yang ada di Pemerintah DKI Jakarta yaitu Rp3,8 miliar," kata Pramono di Balai Kota Jakarta pada Senin, 17 Agustus 2026.
BACA JUGA:Penampakan Pengungsi Gempa M7.7 NTT, Warga Tidur Beralas Seadanya
Selain itu sambung Pramono, Pemprov DKI juga telah mengirimkan tenaga kesehatan ke wilayah yang terdampak gempa bumi di NTT.
“Kemarin kami sudah mempersiapkan dan sebenarnya kami juga sudah mengirimkan tenaga kesehatan yang diberangkatkan dari kemarin ke NTT,” ujarnya.
Pramono menegaskan, bantuan tersebut menjadi tahap awal dukungan Pemprov DKI Jakarta untuk penanganan dampak bencana di NTT.
Pemerintah DKI Jakarta juga akan membuka peluang dukungan tambahan melalui berbagai sumber.
“Selain itu, kami akan mempersiapkan untuk memberikan bantuan melalui yang dikumpulkan dari CSR-CSR BUMD,” katanya.
BACA JUGA:Arti Kereta Garuda Prabayaksa yang Antar Bendera Pusaka ke Istana
Tak hanya berasal dari ASN dan badan usaha milik daerah (BUMD), Pramono juga menyampaikan bahwa pihak lain yang ingin memberikan bantuan melalui Pemprov DKI Jakarta dipersilakan untuk berkontribusi.
Ia memastikan bantuan yang nantinya disalurkan melalui Pemprov DKI Jakarta akan dikelola secara transparan dan terbuka.
“Dan juga tentunya bagi siapa pun yang ingin berkontribusi untuk memberikan bantuan melalui Pemerintah DKI Jakarta, dengan senang hati kami akan menyalurkan secara transparan dan terbuka,” tutur Pramono.
Adapun berdasarkan data sementara pada Minggu, 16 Agustus 2026, pukul 16.00 WIB, total jumlah korban meninggal dunia mencapai 53 orang.
BACA JUGA:Warga Manfaatkan Tarif Rp8, Berbondong-bondong ke Monas Naik Transjakarta
- 1
- 2
- »






Komentar (0)