Terkini, Makassar — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk bersyukur sekaligus melakukan introspeksi terhadap perjalanan bangsa. Hal itu disampaikan Ketua Permabudhi Sulawesi Selatan, Dr. Ir. Yonggris Lao, M.M dalam pesan Dirgahayu Republik Indonesia.
Yonggris mengatakan, Indonesia patut disyukuri sebagai negara yang kaya, memiliki potensi besar, serta dianugerahi masyarakat dengan keragaman suku, agama, adat, dan budaya.
Menurutnya, keberagaman bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan bangsa yang harus terus dirawat dan dijaga sebagai fondasi persatuan nasional.
“Momen kemerdekaan ini adalah momen untuk bersyukur dan juga adalah momen untuk introspeksi. Bersyukur karena kita bisa dilahirkan di Indonesia, negara yang begitu kaya, negara yang punya potensi yang terbanyak dengan rakyat dan budaya yang sangat beragam,” kata Yongris Lao.
Ia memandang kemerdekaan telah melahirkan Indonesia sebagai sebuah “rumah bersama”. Namun, kebahagiaan, keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan para penghuni rumah tersebut sangat ditentukan oleh bagaimana seluruh elemen bangsa membangun Indonesia serta saling menghargai.
“Kemerdekaan itu sesungguhnya hanya melahirkan rumah bersama kita, yaitu Indonesia. Tetapi kebahagiaan, keindahan dari penghuni rumah itu sangat ditentukan oleh bagaimana kita membangun Indonesia, kita membangun untuk saling menghargai rumah kita,” ujarnya.
Karena itu, Yongris mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai momentum mempertebal kecintaan kepada tanah air. Perbedaan agama, suku, adat, dan budaya, kata dia, semestinya menjadi kekuatan untuk memperkokoh persatuan Indonesia.
“Mari kita jadikan kemerdekaan ini sebagai momen untuk mempertebal rasa cinta kepada tanah air, walau kita berbeda dalam agama, suku, dan budaya,” tuturnya.
Yonggris juga menegaskan bahwa makna kemerdekaan tidak berhenti pada terbebasnya bangsa Indonesia dari penjajahan. Kemerdekaan harus menjadi kesempatan untuk menghadirkan kehidupan masyarakat yang lebih aman, nyaman, dan sejahtera, sekaligus mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman.
“Kemerdekaan bukan hanya bebas dari penjajahan, tetapi kemerdekaan ini adalah kesempatan untuk hidup lebih aman, lebih nyaman, lebih sejahtera, walaupun kita hidup dalam berbagai keragaman suku, adat, budaya maupun agama,” katanya.
Menutup pesannya, Yonggris Lao mengajak seluruh masyarakat terus mencintai Indonesia, menjaga persatuan, dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan bersama.
“Dirgahayu Republik Indonesia, semoga kita semua makin mencintai dalam perbedaan ini dan juga tetap bersatu di dalam keragaman,” pungkasnya.





Komentar (0)