BI Bebaskan Biaya QRIS untuk Seluruh Merchant Mulai 1 Oktober 2026

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Bank Indonesia (BI) memperluas kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) 0 persen untuk transaksi QRIS sampai dengan Rp 100 ribu untuk seluruh kategori merchant. Adapun sebelumnya hal itu hanya diterapkan pada Usaha Mikro (UMI).

Di samping itu, Pjs Gubernur BI, Destry Damayanti menjelaskan bahwa kebijakan MDR QRIS 0 persen untuk UMI untuk transaksi QRIS sampai dengan Rp 500 ribu yang sudah ada juga tetap dipertahankan.

“Kebijakan ini akan memberikan ruang efisiensi biaya transaksi bagi para pelaku usaha agar manfaat ekonomi digital semakin luas dan inklusif, sekaligus mendukung penguatan daya beli masyarakat,” kata Destry dalam peluncuran di Kantor BI, Jakarta pada Senin (17/8).

Adapun perluasan kebijakan MDR QRIS 0 persen tersebut akan berlaku efektif mulai tanggal 1 Oktober 2026 nanti.

Selain untuk memberi ruang efisiensi bagi para pelaku usaha, Destry juga berharap bahwa kebijakan tersebut bisa meningkatkan volume transaksi melalui QRIS. Di samping itu, peningkatan daya beli masyarakat dari kebijakan itu juga diharap bisa terjadi.

“Perluasan kebijakan MDR QRIS 0 persen diharapkan dapat mendorong akseptasi dan peningkatan volume transaksi QRIS, memperluas digitalisasi pembayaran pada berbagai segmen usaha, serta pada gilirannya mendukung peningkatan aktivitas ekonomi dan belanja masyarakat,” ujarnya.

Menambahkan, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran, Ryan Rizaldy menjelaskan bahwa perluasan kebijakan itu merupakan bagian dari respons BI terhadap kebijakan sistem pembayaran yang diarahkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan efisiensi transaksi, penguatan daya saing pelaku usaha, serta percepatan digitalisasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dari sisi sistem pembayaran, Bank Indonesia terus mendorong peningkatan efisiensi transaksi, perluasan akses pembayaran digital, serta penyediaan instrumen pembayaran domestik yang semakin beragam untuk memberikan ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk bertransaksi secara aman, mudah, dan efisien, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi nasional,” kata Ryan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Korban Luka Gempa M 7,7 NTT Capai 135 Jiwa, BNPB: Manggarai Timur Terbanyak
• 19 jam lalu
0
thumb
Paduan Suara Sekolah Rakyat Tampil di Upacara HUT RI di Istana Merdeka
• 2 jam lalu
0
thumb
Harga BBM Terpantau Stabil pada Peringatan HUT ke-81 RI, Ini Rincian Harganya
• 5 jam lalu
0
thumb
Jelang HUT RI ke-81, Gerakan Merah Putih Nusantara Ajak Warga Redam Provokasi dan Jaga Stabilitas
• 23 jam lalu
0
thumb
Kunjungi Manggarai Timur, Mendagri Pastikan Percepatan Pemulihan Pascagempa
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.