Korban Luka Gempa M 7,7 NTT Capai 135 Jiwa, BNPB: Manggarai Timur Terbanyak

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

NTT, tvOnenews.com - Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari mengungkapkan, warga yang mengalami luka-luka akibat gempa bumi bermagnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tercatat sebanyak 135 jiwa per Minggu (16/8/2026) sore.

Abdul menjelaskan bahwa seluruh korban saat ini tengah menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan terdekat.

"Terdiri di Sikka 12 jiwa, Manggarai 17 jiwa luka berat, 20 jiwa luka ringan, Manggarai Timur 21 jiwa luka berat, 59 jiwa luka ringan, Manggarai Barat 6 jiwa luka berat," beber Abdul dalam konferensi pers secara daring, Minggu sore (16/8/2026).

Selain penanganan korban luka, pemerintah juga mulai memberlakukan status tanggap darurat di wilayah terdampak. 

Berdasarkan hasil rapat koordinasi, kata Abdul, Kabupaten Manggarai telah menetapkan masa tanggap darurat selama 90 hari. 

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur sedang dalam proses penetapan Surat Keputusan (SK) Tanggap Darurat untuk 14 hari, begitu pula dengan tingkat Provinsi NTT.

Abdul menegaskan, fokus utama pada fase tanggap darurat ini adalah pencarian dan pertolongan korban, serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar seperti makanan dan non-makanan.

Meski demikian, BNPB meminta agar tim gabungan dan pemerintah daerah yang didampingi personel pusat dapat bergerak paralel untuk mengidentifikasi kerugian material.

"Kita harapkan tentu saja tim di lapangan, pemerintah daerah didampingi oleh personil dari pemerintah pusat juga sudah bisa melakukan pendataan dan identifikasi kerugian material. Terutama berkaitan dengan rumah rusak ringan, rusak sedang, dan rusak berat," tuturnya. 

Abdul menambahkan, langkah pendataan sejak dini ini dinilai sangat krusial agar proses pada fase akhir tanggap darurat bisa berjalan lebih efektif.

Pemerintah, menurut dia, menargetkan percepatan transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan fisik yang hancur akibat gempa. 

"Pendataan ini sangat penting supaya proses early recovery nantinya bisa kita juga lakukan dan kita siapkan dan kita akselerasi," imbuhnya. (aag)

 


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Daftar Promo Makanan dan Minuman 17 Agustus 2026: Ada Buy 1 Get 1 hingga Diskon Besar-besaran
• 9 jam lalu
0
thumb
Soal Bendera Bulan Bintang di Aceh, Menko Polkam Minta Simbol Negara Dihormati
• 3 jam lalu
0
thumb
Peneliti Israel Ungkap 50% Umur Manusia Sudah Ditentukan di Kandungan
• 9 jam lalu
0
thumb
PKKMB Sesi II FT UNM Semakin Inspiratif, Hadirkan Anggota DPR RI sebagai Narasumber
• 10 jam lalu
0
thumb
SBY Minta Maaf Tak Bisa Ikut Perayaan HUT Ke-81 RI karena Medical Checkup di AS
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.