Kairo: Hamas meminta Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) untuk “memaksa” Israel menerima rencana perdamaian Gaza setelah pimpinan kelompok tersebut bertemu Utusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jared Kushner, di Kairo, Mesir.
Dalam pernyataannya, seperti dilansir dari TRT World, Senin, 17 Agustus 2026, Hamas mendesak Board of Peace dan negara-negara mediator untuk memaksa Israel menjalankan seluruh kewajibannya dalam fase pertama, menghentikan pelanggaran dan serangan, serta menyetujui peta jalan fase kedua.
Pertemuan di Kairo tersebut turut dihadiri Perwakilan Tinggi Board of Peace Nickolay Mladenov dan berlangsung lebih dari dua jam.
Pembicaraan berlangsung ketika upaya memasuki fase kedua dari peta jalan 15 poin yang didukung AS mengalami kebuntuan setelah Israel menolaknya. Pada saat yang sama, serangan Israel di Gaza kembali berlangsung. Syarat Pelucutan Senjata Pejabat Hamas menyampaikan kepada Kushner sejumlah pelanggaran Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata. Hamas juga menolak langkah-langkah baru tanpa persetujuan Israel sebelumnya.
Kushner mengatakan Presiden Trump berkomitmen melanjutkan rencana tersebut dan menentang pemindahan warga Palestina. Namun, dia menekankan bahwa pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata merupakan persyaratan mendasar sebelum integrasi politik atau pelaksanaan fase berikutnya.
Menurut sumber yang dikutip Axios dan Reuters, Board of Peace mensyaratkan Hamas membongkar infrastruktur militernya, mengizinkan pengerahan pasukan stabilisasi internasional, serta menyerahkan kewenangan administratif kepada komite teknokrat Palestina independen tanpa peran pemerintahan Hamas di masa depan.
Kushner diperkirakan akan melakukan perjalanan ke Tel Aviv pada Senin ini untuk bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu guna membahas kewajiban kedua pihak.
Pejabat Israel menyatakan kekhawatiran terhadap tuntutan AS untuk menghentikan pembunuhan yang ditargetkan. Sementara itu, Netanyahu mempertahankan sikap bahwa pelucutan senjata kelompok-kelompok bersenjata harus dilakukan sebelum Israel menarik pasukannya.
Setelah pertemuan tersebut, Hamas kembali menyatakan persetujuannya secara resmi terhadap fase kedua peta jalan Trump.
Hamas menekankan sejumlah prioritas, termasuk penghentian segera serangan dan operasi militer, penarikan penuh pasukan Israel, penyaluran bantuan, pembentukan komite administratif, serta rekonstruksi Gaza.
Baca juga: Hamas Sebut Dialog di Mesir untuk Pastikan Israel Patuhi Peta Jalan Gaza





Komentar (0)