JAKARTA, KOMPAS.com - Sorak-sorai warga pecah di bantaran Kalimalang, Jakarta Timur, saat peserta panjat pinang berulang kali terjatuh ketika berusaha menaklukkan tiang licin demi meraih hadiah di puncak.
Pantauan Kompas.com di lokasi, Minggu (16/8/2026), warga memenuhi tepian Kalimalang untuk menyaksikan peserta dari berbagai usia beradu kekuatan dan keseimbangan.
Baca juga: Gebuk Bantal di Kalimalang Jaktim, Amar Jatuh “Byur” ke Sungai: Aku Mukul Angin
Tiang yang telah dilumuri pelumas membuat peserta harus saling menopang agar dapat mencapai bagian atas.
Setiap kali tubuh peserta melorot, sorakan warga justru semakin riuh dari pinggir Kalimalang.
Baca juga: Dulu Tinggal di Kontrakan, Besok Putra Sayuti Melik Duduk di Samping Anak Presiden
Salah satu peserta, Indra, mencoba menaklukkan tiang bersama rekan-rekannya.
Tim Indra berhasil mencapai sekitar setengah bagian tiang sebelum kesulitan melanjutkan perjalanan ke atas.
Meski belum berhasil mencapai puncak, Indra tetap menikmati perlombaan yang berlangsung di tengah sorakan warga.
“Pokoknya lombanya seru banget,” ujar Indra kepada Kompas.com di kawasan Kalimalang, Minggu.
Sepeda listrik menjadi hadiah yang paling diincar Indra dalam perlombaan tersebut.
Tak hanya itu, ia juga mengincar sepeda gunung yang secara simbolis digantung di puncak tiang.
Kesulitan serupa dialami Agus bersama tiga anggota timnya saat mencoba memanjat tiang.
Agus mengatakan, timnya sempat mencapai bagian tengah sebelum akhirnya terjatuh karena permukaan tiang yang licin.
“Saya nyampe tengah. Posisi berempat, cuma ya jatuh, licin, ya susah,” kata Agus.
Meski gagal mencapai puncak, Agus menganggap kebersamaan dalam perlombaan lebih penting daripada hadiah yang didapat.
Komentar (0)