Danantara Didorong Replikasi Kesuksesan Transformasi Himbara ke BUMN Lainnya

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Capaian positif sektor perbankan dapat menjadi benchmark bagi Danantara untuk melanjutkan transformasi ke sektor BUMN lainnya.

Danantara Didorong Replikasi Kesuksesan Transformasi Himbara ke BUMN Lainnya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mendorong Danantara untuk mereplikasi kesuksesan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) pada BUMN lainnya. Direktur Esekutif Indef, Esther Sri Astuti, mengapresiasi transformasi BUMN, khususnya pada Himbara yang tercermin dari capaian laba gabungan sebesar Rp39,92 triliun pada kuartal I-2026. 

Menurut Esther, capaian positif sektor perbankan dapat menjadi benchmark bagi Danantara untuk melanjutkan transformasi ke sektor BUMN lainnya. Salah satu langkah strategis yang dapat ditempuh adalah melakukan klasterisasi dan restrukturisasi secara bertahap, sehingga perusahaan-perusahaan dalam sektor yang sama dapat dikonsolidasikan untuk menciptakan skala usaha, efisiensi, dan daya saing yang lebih kuat.

Baca Juga:
Tambahan Dana SAL Rp70 Triliun ke Himbara, Ekonom: Penyaluran Kredit Harus Tepat Sasaran

“Ketiga peran BUMN harus berjalan semua. Tentu saja ini sangat berat, maka harus dilakukan bertahap. Caranya dengan klasterisasi BUMN kemudian melakukan restrukturisasi. BUMN yang sakit kalau bisa diobati maka dimerger dengan BUMN sejenis,” kata dia dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).

Esther menilai, pendekatan tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk menjadikan aset negara semakin produktif. Setelah proses holding dan konsolidasi dilakukan, BUMN dapat diarahkan untuk memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan kinerja yang lebih sehat. Hal tersebut bisa diterapkan pada sektor pupuk maupun semen. 

Baca Juga:
Purbaya Sebut Penjualan Otomotif Membaik Berkat Kucuran Likuiditas Rp400 Triliun ke Himbara

“Keberhasilan BUMN sektor perbankan bisa ditiru untuk perbaikan BUMN lainnya dengan membuat holding-holding BUMN, misalnya BUMN Pupuk Indonesia dan BUMN Semen Indonesia. Setelah di-holding-kan kemudian disehatkan,” ujarnya.

Lebih jauh, Esther menilai keberlanjutan kinerja positif BUMN perbankan membutuhkan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan industri. Digitalisasi dan penerapan prinsip kehati-hatian perbankan menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas pertumbuhan, di samping penguatan manajemen risiko dan efisiensi.

Baca Juga:
DPR Apresiasi Kinerja Himbara, Laba Kuartal I-2026 Capai Rp39,92 Triliun

“Kemampuan beradaptasi juga harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Ekspor Batu Bara Indonesia Naik 46,8 persen, Ditopang Permintaan China dan Harga
• 15 jam lalu
0
thumb
Bukan Cuma Keluarga Besar yang Kecewa, Semua Parpol Pengusung pun Sepakat Rekomendasikan Pemakzulan Bupati Gowa
• 2 jam lalu
0
thumb
Pulau Kepala di Natuna yang Memaksa Pengunjungnya Berenang
• 1 jam lalu
0
thumb
Gitaris Queen Brian May Sebut Manusia tidak Membutuhkan Al 
• 14 jam lalu
0
thumb
Truk Trailer Nyangkut di JPO Kramat Jati, Pramono Minta Operator Ditindak
• 13 jam lalu
0
Berhasil disimpan.