Bojonegoro (beritajatim.com) – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mendukung penguatan kapasitas kader LKP3A dan pengurus Bidang Hukum, Politik dan Advokasi PC Fatayat NU Bojonegoro dalam upaya perlindungan, advokasi, serta pendampingan perempuan dan anak berbasis komunitas.
Dukungan tersebut disampaikan Wabup saat menghadiri kegiatan Capacity Building bertema “Penguatan Kapasitas Kader dalam Perlindungan, Advokasi dan Pendampingan Perempuan dan Anak Berbasis Komunitas” yang digelar di Gedung PCNU Bojonegoro.
Wabup Nurul Azizah menegaskan, Pemkab Bojonegoro siap mendukung pengembangan kapasitas kader Fatayat NU, khususnya dalam bidang perlindungan dan advokasi perempuan serta anak.
“Jika Fatayat butuh pengembangan silakan matur ke Mbak Win, nanti disampaikan ke Pemkab,” ujar Nurul Azizah. Minggu (16/8/2026).
Ketua PC Fatayat NU Bojonegoro, Rutin Winarsih mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari sinergi dan kolaborasi untuk memperkuat kapasitas kader dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Menurutnya, LKP3A di Bojonegoro masih tergolong baru sehingga membutuhkan penguatan dan pembekalan agar para kader mampu memberikan pendampingan secara optimal.
“Kegiatan ini sebagai bentuk menyiapkan kader dan pengurus yang akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Akan ada tindak lanjut dan aksi di tingkat kecamatan,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi mengenai peran Bidang Hukum, Politik dan Advokasi serta LKP3A. Nova menegaskan, kedua unsur tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam menjalankan tugas perlindungan dan pendampingan masyarakat.
“Bidang hukum, politik dan advokasi LKP3A menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Keduanya harus saling menguatkan dan berkolaborasi,” terangnya. (fif/aje)





Komentar (0)