KOMPAS.TV – Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang Nusa Tenggara Timur pada Sabtu pagi dan berdampak di sejumlah wilayah (15/8/2026). Para penyintas membutuhkan dukungan, mulai dari kebutuhan dasar hingga perlindungan selama masa tanggap darurat.
Di pesisir Kampung Ronting, Kabupaten Manggarai Timur, warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Di tengah kondisi terbatas, polisi bersama warga mengevakuasi seorang ibu yang hendak melahirkan menggunakan kursi plastik. Warga membutuhkan bantuan tenaga medis, obat-obatan, makanan, air bersih, serta perlengkapan pengungsian.
Sementara di Kabupaten Sikka, seorang ibu bersama sepuluh anggota keluarganya mengungsi ke halaman Kantor Bupati karena khawatir gempa susulan. Para penyintas juga membutuhkan bantuan obat-obatan dan makanan. Perempuan, anak-anak, bayi, hingga lanjut usia menjadi kelompok yang paling rentan.
Pemerintah mendorong percepatan penanganan pascagempa dengan mengirimkan 27 ton logistik menggunakan pesawat Hercules. Polri juga mengirimkan tim SAR serta 10 ekor anjing K-9 menggunakan pesawat CN milik Korps Polairud.
Penanganan korban gempa NTT masih terus dilakukan. KOMPAS.TV menyapa warga di Nagekeo, NTT, Arkadius Togo, untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan para penyintas.
#gempantt #gempa #nusaTenggaratimur #penyintasgempa #bantuanbencana #nagekeo
Baca Juga: Rekaman Amatir Detik-Detik Air Laut Surut Saat Gempa NTT, BMKG Imbau Warga Waspada | BERUT
Penulis : Fauzan-Alhazmi
Sumber : Kompas TV
- dialog
- gempantt
- gempa
- nusaTenggaratimur
- penyintasgempa
- bantuanbencana






Komentar (0)