Sejumlah Menteri Tak Upacara di Istana, Disebar ke Daerah Terdampak Gempa NTT

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Menko PMK Pratikno mengatakan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih tidak akan mengikuti upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (17/8). Mereka akan dibagi ke sejumlah daerah untuk mengikuti upacara sekaligus mengawal penanganan gempa NTT.

Hal itu disampaikan Pratikno usai rapat koordinasi penanganan gempa NTT di Kantor Bupati Manggarai Barat, Minggu (16/8). Rapat tersebut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo, Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen. Pol. Dr. Rudi Darmoko, serta pejabat-pejabat terkait.

“Perlu kami sampaikan juga kita akan membagi tugas ke lapangan dan kemudian kita besok akan upacara tidak di Jakarta tapi kita akan ikut upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan di daerah, berbagai daerah ini. Jadi kita bagi tugas ke daerah untuk mengawal sesuai dengan tupoksi kita mengawal isu-isu krusial di daerah tersebut. Tapi kami akan terus berkoordinaswalaupun kita di tempat yang berbeda ya,” kata Pratikno.

Pratikno mengatakan pembagian tugas tersebut dilakukan agar pemerintah pusat dapat langsung mengawal persoalan-persoalan krusial di daerah terdampak bencana.

“Hadir ke sini atas perintah Bapak Presiden untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses tanggap darurat dan juga nanti rehab-rekon,” ujarnya.

Menurut Pratikno, pemerintah pusat mengerahkan tim secara penuh untuk memastikan penanganan bencana berjalan terkoordinasi. Pemerintah juga menyiapkan posko nasional serta posko di sejumlah daerah untuk mengawal distribusi bantuan dan program tanggap darurat.

Dalam tahap tanggap darurat, pemerintah memprioritaskan penyelamatan warga serta pemulihan infrastruktur yang rusak, seperti jalan, jembatan, rumah sakit, listrik, hingga jaringan internet.

“Dan kita tentu saja tidak hanya ingin membuat pembangunan itu kembali seperti semula, tapi kita juga berusaha untuk membangun lebih baik di pasapungan, sehingga daerah ini menjadi lebih tangguh dalam mengalami bencana,” kata Pratikno.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa Susulan Masih Terjadi di NTT, Terbesar Magnitudo 4,3
• 24 menit lalu
0
thumb
TNI AU Minta Maaf Kaca Mobil Warga Retak Kena Benda saat Gladi, Akan Ganti Rugi
• 9 jam lalu
0
thumb
Masih Trauma Gempa, Warga Nagekeo Mengungsi di Perbukitan
• 15 jam lalu
0
thumb
Sambut HUT ke-81 RI, Pengurus PKS Ziarah ke Makam Soekarno dan Bung Hatta
• 5 jam lalu
0
thumb
Rakyat Belum Merdeka: Menggugat Makna Kemerdekaan di Tengah Beban Negara
• 4 jam lalu
0
Berhasil disimpan.