Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memastikan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh dalam penanganan gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pratikno mengatakan dirinya datang ke NTT atas perintah Presiden untuk mengawal proses tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi atau rehab-rekon.
Kehadiran pemerintah pusat secara langsung dinilai penting untuk memastikan berbagai persoalan di daerah dapat segera ditangani melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.
"Hadir ke sini atas perintah Bapak Presiden untuk memberikan dukungan penuh terhadap proses tanggap darurat dan juga nanti rehab-rekon," kata Pratikno.
Pemerintah Pusat Turun Full TeamPratikno mengatakan pemerintah pusat saat ini hadir secara penuh untuk menangani dampak gempa di NTT. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan sejumlah kementerian dan lembaga dalam rapat koordinasi penanganan bencana.
Menurut dia, masing-masing unsur pemerintah perlu mengetahui persoalan yang terjadi di lapangan, langkah yang telah dilakukan, serta tindakan yang akan segera dilakukan.
"Jadi hari ini kami melakukan rapat koordinasi, mengapa ini menjadi sesuatu yang sangat penting, karena pemerintah pusat ini benar-benar full team hadir ke sini," ujarnya.
Koordinasi tersebut menjadi penting karena sumber daya pemerintah pusat untuk penanganan tanggap darurat maupun tahap rehabilitasi dan rekonstruksi cukup besar.
Karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota menjadi salah satu fokus utama penanganan.
Posko Nasional dan Daerah DisiapkanPemerintah juga mulai membangun sistem posko untuk mengoordinasikan penanganan bencana. Pada hari kedua penanganan, posko disebut sudah mulai terbentuk, termasuk posko nasional di tingkat pusat.
Pratikno menjelaskan bantuan logistik dari Jakarta maupun daerah lain akan dikonsolidasikan terlebih dahulu di Halim untuk kemudian dikirim ke wilayah terdampak di NTT.
Selain posko nasional, posko juga disiapkan di sejumlah daerah, termasuk Labuan Tojo dan Maumere. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga akan membentuk posko masing-masing.
Posko-posko tersebut nantinya berfungsi mengawal sinkronisasi berbagai program selama masa tanggap darurat.






Komentar (0)