jpnn.com, TANGERANG - Permainan mahyong mulai hadir sebagai salah satu pilihan aktivitas nongkrong di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Pong Mahjong Parlor di Pantjoran PIK dan Ou Gu Ri di Golf Island menjadi dua tempat yang menawarkan permainan tersebut dalam suasana lebih kasual.
BACA JUGA: Porak Poranda, Ordinari Merekam Kekacauan Pikiran
Di Pong Mahjong Parlor, pengunjung bisa bermain mahyong dengan pendampingan Game Master.
Tempat tersebut terbuka bagi pemain dari berbagai level, mulai dari pemula hingga mereka yang sudah terbiasa bermain.
BACA JUGA: Gerak Anjing Club Ajak Semua Dog Owners Gabung Komunitas Baru di Sunset Pier PIK2
Adapun Ou Gu Ri menggabungkan fasilitas mahyong dengan konsep restoran.
BACA JUGA: CSR PIK2 Bawa Pojok Literasi ke TK Islam Nurunnajah Mauk & SPS Brilliant Bojong Renged, Ada Peta Indonesia Hingga Estafet Bendera
Tempat tersebut menyediakan lima meja otomatis dengan tarif Rp 100 ribu per jam.
Seorang pengunjung bernama Stephanie Gunawan mengaku memilih datang karena ingin mencoba aktivitas nongkrong yang berbeda.
“Sekarang banyak tempat makan bagus, tapi kadang setelah makan bingung mau ngapain. Kalau ada mahyong jadi bisa lanjut main bareng,” katanya.
Menurut Stephanie, konsep tersebut membuat waktu berkumpul bersama teman terasa lebih aktif.
“Lebih interaktif karena semuanya fokus ke satu permainan. Jadi, enggak sibuk sendiri-sendiri,” tututnya.
Pengunjung lain, Raymond Lee, juga menilai mahyong cocok dimainkan sebagai aktivitas kelompok.
Ia mengaku sudah beberapa kali bermain mahyong sebelumnya, tetapi baru kali ini mencoba konsep tempat permainannya yang dipadukan dengan restoran.
“Biasanya main di rumah atau tempat teman. Kalau konsepnya begini lebih santai karena bisa sekalian makan dan ngobrol,” ucap Raymond.
Ou Gu Ri juga menggunakan meja mahyong otomatis. Sistem itu mampu menata ulang tile setelah satu ronde selesai sehingga permainan bisa dilanjutkan dengan lebih cepat.
Selain itu, staf membantu pemain yang belum memahami aturan dasar. Raymond menilai fasilitas tersebut membuat pemain baru lebih mudah beradaptasi.
“Kalau ada teman yang belum bisa, mereka tetap bisa ikut. Tinggal diajari dulu beberapa ronde,” katanya.
Ou Gu Ri memasang aturan “No Gambling, Just Gaming” sebagai ketentuan utama bagi pengunjung. Oleh karena itu, aturan tersebut melarang penggunaan permainan untuk aktivitas perjudian.
Adapun Pong Mahjong Parlor lebih menekankan mahyong sebagai ruang permainan dan interaksi komunitas.
Kedua konsep tersebut memperluas pilihan aktivitas bagi pengunjung kawasan PIK.
Tidak hanya menikmati kuliner, pengunjung kini dapat menghabiskan waktu dengan aktivitas yang membutuhkan interaksi, konsentrasi, dan strategi.
Stephanie menilai konsep seperti itu berpotensi menarik kelompok anak muda yang ingin mencari pengalaman nongkrong berbeda.
“Kalau ramai-ramai memang lebih seru. Ada kompetisinya, tapi tetap santai. Buat nongkrong bareng teman menurut saya cocok,” ujarnya. (ikl/jpnn.com)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Golf Island PIK, Rumah Impian Berpemandangan Laut Jakarta
Redaktur & Reporter : Dedi Sofian





Komentar (0)