DPRD Kritik Wali Kota Bandung Tidak Tegas Urusi Galian Kabel PT BII

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Anggota DPRD Kota Bandung Andri Gunawan mengkritik Wali Kota Bandung Muhammad Farhan yang tidak tegas dalam mengurusi proyek galian kabel PT Bandung Infra Investama (BII). Sebab banyak sekali permasalahan yang muncul mulai dari kecelakaan pengendara sepeda motor hingga galian yang rawan kecelakaan.

"Kalau wali kota memiliki ketegasan sikap dan kewibawaan yang baik maka hal mengenaskan itu tidak terjadi (kecelakaan)," ucap dia, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga
  • Begal Merajalela di Jabar, Motor dan HP Pelajar Karawang Dibegal, Kalung Lansia di Bandung Dijambret
  • Kado Kemerdekaan RI ke-81, Jalan Mulus untuk Warga Bandung Barat
  • Masjid Agung Bandung Harus Jadi Pusat Kebaikan dan Kekuatan Umat

Ia mencontohkan seharusnya Wali Kota Bandung bisa langsung menegur bahkan memberikan sanksi kepada PT BII untuk memperbaiki proses pengerjaan proyek galian kabel. Andri menemukan bekas galian kabel banyak yang menggelembung, tidak rata dengan jalan.

"Soal kecelakaan apa susahnya PT BII secara tertib. Kok susah sekali. Apa gak berani menegur BII. Perbaikan jalan ada yang menggelembung bekas galian diperbaiki. Kenapa nunggu dua tahun," kata dia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Tiap rapat Bamus, ia mengaku orang yang cerewet mengingatkan bahaya galian proyek kabel yang belum dibereskan. Andri mengingatkan tentang marwah Kota Bandung.

"Itu memalukan bagi saya soal kecelakaan akibat galian di balai kota. Kami belum memiliki wali kota sekda tidak tegas atau ketegasan dalam menyelesaikan masalah di Bandung tidak tegas ke aparaturnya," kata dia.

Ia menantang agar pimpinan PT BII diganti akibat tidak bisa mengurusi galian kabel. "Minta wali kota tegas," kata dia. Andri pun mengkritik wali kota yang tidak tegas dalam masalah kerusakan ekosistem dan ekologi karena pohon ditebang di Kota Bandung.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Djokovic tersingkir pada laga pembukanya di Cincinnati
• 4 jam lalu
0
thumb
Sejumlah penerbangan dari Kupang ke Flores dibatalkan pascagempa
• 22 jam lalu
0
thumb
Khawatir Gempa Susulan, 1.224 Pengungsi Bermalam Lapangan Maumere
• 16 jam lalu
0
thumb
Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik untuk Korban Gempa NTT
• 58 menit lalu
0
thumb
HUT RI Jadi Momentum Mempercepat Investasi di Sektor Strategis
• 16 jam lalu
0
Berhasil disimpan.