Sebanyak 140 anak PAUD dan TK memenuhi aula Sentra Budi Perkasa Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Ruangan pun terasa ramai dan ceria dengan kehadiran mereka.
Kedatangan anak-anak tersebut untuk melihat langsung Taman Anak Sejahtera (TAS) Wong Kito yang diluncurkan dan diresmikan secara oleh langsung Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial RI (Kemensos) Fatma Saifullah Yusuf (Gus Ipul). Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Gebyar Hari Anak Nasional 2026.
Setibanya di lokasi, Fatma beserta rombongan disambut dengan Tari Gending Sriwijaya yang dibawakan oleh siswa-siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 7 Palembang. Acara kemudian dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari anak-anak. Salah satunya Nabila Safitri, penyandang disabilitas yang menyanyikan sebuah lagu untuk Fatma beserta rombongan.
Setelah tampil, Nabila bersama dua temannya menghampiri Fatma dan Intan untuk memberikan buket bunga sebagai bentuk kasih sayang. Fatma dan Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo pun menerima bunga tersebut dengan senang. Keduanya memeluk Nabila dengan penuh haru.
Selain itu, ada juga penampilan unjuk bakat karate dari siswa-siswi SRMA 7 Palembang, serta tarian tradisional persembahan anak-anak TAS Chika Smart.
Fatma mengatakan hadirnya TAS Wong Kito ini tidak hanya sebagai tempat fasilitas penitipan anak bagi para orang tua yang sehari-hari sibuk bekerja. Melainkan menjadi tempat pengasuhan yang profesional, inklusif, dan berkualitas.
"Ini bukan sekadar tempat penitipan saja, tetapi kita memberikan pengasuhan, pendidikan berkarakter, dan juga tentu saja dengan kasih sayang yang penuh untuk anak-anak kita," kata Fatma, dalam keterangan tertulis, Minggu (16/8/2026).
Penitipan anak di TAS Wong Kito ini bersifat gratis, tanpa dipungut biaya apapun. Anak-anak yang bisa dititipkan di tempat ini berusia mulai 3 bulan-8 tahun. Saat ini, total ada 21 anak yang dititipkan orangtuanya selama bekerja.
Fatma menegaskan TAS juga menjadi salah satu upaya untuk memberikan fasilitas layanan pengasuhan anak yang berkualitas.
"Mengingat banyak orang tua yang bekerja, mencari nafkah, mencari kebutuhan yang lain, maka negara hadir untuk membantu mereka dengan membuat sebuah wadah untuk anak-anak kita, namanya Taman Anak Sejahtera," jelas Fatma.
Hingga kini, telah ada 50 TAS yang tersebar di berbagai daerah, baik yang berlokasi di sentra maupun tempat lain. Seluruhnya berada dibawah binaan Kemensos.
Fatma juga berpesan kepada para petugas yang bekerja di TAS agar menyayangi anak-anak dan mendidik mereka dengan baik.
"Titip pesan kepada para guru, tolong sayangi anak-anak kita yang sekolah di sini, tolong bantu orang tua agar mereka bisa bekerja dengan baik. Berilah pendidikan yang memiliki karakter yang tinggi," ujar Fatma.
"Anak-anak harus diajari mandiri. Dan asupan gizinya juga harus diperhatikan," sambungnya.
Fatma berharap ke depannya, anak-anak tersebut tumbuh sehat, ceria, dan bahagia. Ia menambahkan kelak suatu saat mereka akan menjadi pemimpin masa depan.
Sementara itu, Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani menyampaikan kehadiran TAS Wong Kito menjadi salah satu bentuk sinergi pemerintah dengan berbagai pihak dalam menghadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia yang telah menghadirkan Taman Anak Sejahtera di Kota Palembang," kata Dewi.
Dewi berharap kehadiran TAS Wong Kito dapat memberikan perhatian kepada anak usia dini yang menjadi salah satu tahapan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Keberadaan TAS Wong Kito diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi anak-anak dan keluarga di Kota Palembang serta menjadi salah satu langkah konkret dalam membangun generasi yang sehat, ceria, percaya diri, berakhlak baik, dan memiliki masa depan yang lebih baik," jelas Dewi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan TAS Wong Kito. Di tempat ini tersedia berbagai fasilitas, seperti arena bermain, hingga belajar untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan kreativitas.
Sebagai informasi, dalam kegiatan ini, Fatma juga turut didampingi oleh Wakil Penasihat DWP Kemensos Intan Agus Jabo beserta seluruh anggota DWP Kemensos; Ibu Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel sekaligus Ketua DWP Sumsel Desy Kasnayati Edward; serta Bunda PAUD Kota Palembang Dewi Sastrani.
(akn/ega)






Komentar (0)