Saat Gibran Kukuhkan Paskibraka Upacara HUT 81 RI di Istana

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas di upacara HUT 81 RI pada Senin (17/8). Upacara pengukuhan digelar di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8).

Upacara pengukuhan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Wapres Gibran bertindak sebagai pembina upacara.

Paskibraka dari Kalimantan Timur Julita Rista Lestari, bertindak sebagai perwakilan dari seluruh Paskibraka yang akan dikukuhkan.

Usai menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, acara dilanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Gibran.

Kemudian Kepala BPIP Yudian Wahyudi membimbing Julita dan seluruh paskibraka untuk membacakan ikrar.

"Peganglah Sang Merah Putih dengan tangan kananmu dan letakkanlah di dada kirimu," kata Yudian memulai pembacaan ikrar.

Kemudian, Gibran membacakan putusan pengukuhan paskibraka yang akan bertugas besok.

Setelahnya, Jelita diminta untuk mencium bendera merah putih diiringi dengan lagu Padamu Negeri

"Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan ini saya kukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat pusat tahun 2026 yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus tahun 2026. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam menjalankan tugas negara," kata Gibran.

Kemudian, upacara pengukuhan ditutup dengan kembali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dan dilanjutkan dengan penyematan lencana dan kendit. Lalu salaman dan ucapan selamat kepada satu per satu anggota paskibraka.

Dalam acara itu turut hadir Mensesneg Prasetyo Hadi, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, Menko Polkam Djamari Chaniago, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Video Call Ortu Paskibraka Asal Papua Tengah

Usai pengukuhan, tampak Gibran menghampiri Paskibraka asal Papua Tengah yang bernama Gladys M Aibe. Terlihat, Gladys sedang memegang handphone dan melakukan panggilan video dengan orang tuanya.

Pada momen itu, Gibran nampak berbincang dengan Gladys dan juga orang tuanya.

"Iya, tadi saya sempat video call sama orang tua saya bersama dengan Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia," kata Gladys.

Sebelum melakukan panggilan video, Gladys menjelaskan, Gibran sempat bertanya apakah dirinya rindu dengan orang tua atau tidak.

"Tadi Bapak Wakil Presiden tanya, saya kangen tidak sama orang tua? Pastinya kangen. Tapi dikuatkan lagi, pas sedikit lagi sudah selesai, jadi harus tetap semangat," ujarnya.

Kedua orang tuanya, kata Gladys ikut terharu dan bangga karena mendapatkan panggilan video langsung dari Istana.

"Orang tua sangat senang karena tidak menyangka bisa di-video call langsung dari sini," ucap dia.

Gladys menceritakan, sebelum dia dikukuhkan, pembina Paskibraka sempat meminta nomor telepon orang tuanya. Pada saat itu, ia tidak berpikir akan melakukan panggilan video dengan orang tuanya.

"Tadi kami disuruh baris untuk melakukan gladi pengukuhan. Terus ada Bapak Fuad memanggil saya untuk bertanya nomor orang tua saya. Saya bilang nomor orang tua saya kepada bapak. Di situ pikiran saya belum sampai di sini," kata Gladys.

Ia pun terkejut saat dirinya dipanggil oleh Gibran kemudian orang tuanya ditelepon.

"Sampai tiba-tiba pas kita sudah sesi foto, langsung saya dipanggil Gladys Papua Tengah. Tiba-tiba saya ke sana, oh orang tua saya menelepon," tandas dia.

BPIP Sebut Akan Ada Kejutan Formasi Paskibraka

Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengungkapkan akan ada kejutan dalam formasi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) saat pelaksanaan upacara peringatan HUT 81 RI di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.

"Nanti ada kejutan. Ya tentu saja tiap tahun ada kejutan formasi pada saat pengibaran. Tunggu saja tanggal main 17 Agustus nanti," kata Rima di Istana Merdeka, Jakarta, Sabtu (15/8).

Meski demikian, Rima memastikan pola langkah dan kecepatan baris-berbaris Paskibraka tetap mengikuti aturan yang berlaku.

"Kalau pola kecepatan melangkahnya itu sama sesuai peraturan Panglima. Jadi sudah sesuai seperti tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

BPIP Harap Paskibraka Asal NTT Tetap Semangat Meski Daerahnya Dilanda Gempa

Plt. Deputi Bidang Hubungan Antarlembaga Sosialisasi Komunikasi dan Jaringan BPIP Surahno berharap, para anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap bersemangat menjalankan tugasnya dalam upacara peringatan HUT 81 RI, meski daerah asal mereka tengah dilanda gempa.

Surahno mengatakan, seluruh pihak turut mendoakan masyarakat NTT dan sekitarnya agar mendapat perlindungan setelah gempa yang terjadi.

"Ya, dengan bencana gempa di NTT tentunya melalui pengukuhan Paskibraka ini mudah-mudahan perwakilan dari wilayah NTT dan sekitarnya tetap semangat dan kita doakan dari wilayah NTT dan sekitarnya mudah-mudahan memperoleh perlindungan dari Allah Subhanahu wa ta'ala," kata Surahno di Istana Negara, Jakarta, Sabtu (15/8).


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Jelang HUT ke-81 RI, Seskab Teddy Indra Wijaya Pimpin Rapat Akhir Persiapan Upacara Kemerdekaan
• 4 jam lalu
0
thumb
Pimpinan Hamas kunjungi Kairo bahas gencatan senjata Gaza
• 4 jam lalu
0
thumb
Kemensos Kerahkan Petugas dan Mobilisasi Bantuan Rp4,518 Miliar untuk Tangani Gempa M 7,7 di NTT
• 12 jam lalu
0
thumb
Balap Bakiak hingga Balon Air, Semarak Lomba 17-an
• 4 jam lalu
0
thumb
Gurita Punya Tiga Jantung? Ini Penjelasannya!-Serius Ini Hewan?
• 22 jam lalu
0
Berhasil disimpan.