Wisnu Wardhana Maju Calon Ketua Demokrat Jatim, Bawa Misi Kembalikan Kejayaan Era 2009

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jatim.jpnn.com, SURABAYA - Dinamika perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai menghangat. Salah satu nama yang mencuri perhatian ialah Wisnu Wardhana, mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Surabaya sekaligus mantan Ketua DPRD Kota Surabaya periode 2009-2014.

Wisnu resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim pada Sabtu (15/8). Dia membawa tekad untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat seperti yang pernah dicapai pada era 2009.

BACA JUGA: Demokrat Jatim Buka Pendaftaran Calon Ketua DPD, Begini Mekanisme Pemilihannya

“Tadi daftar, nanti akan kami lengkapi secepatnya syarat-syaratnya. Syaratnya sudah siap semua,” kata Wisnu saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).

Wisnu menegaskan keputusannya maju bukan semata-mata untuk mengejar jabatan struktural di partai. Dia mengaku terpanggil untuk kembali membesarkan Demokrat, khususnya di Jawa Timur.

BACA JUGA: Emil Dardak Belum Aman di Musda Demokrat Jatim, Pengamat Ungkap Syarat Jadi Ketua

“Saya ingin membesarkan Partai Demokrat di Jawa Timur. Saya terpanggil untuk kembali seperti 2009,” ujarnya.

Menurut Wisnu, capaian Demokrat pada Pemilu 2009 menjadi salah satu pijakan perjuangannya. Saat itu, Demokrat mampu menjadi salah satu kekuatan politik besar dan mengungguli sejumlah partai yang memiliki basis kuat.

BACA JUGA: Demokrat Surabaya Buka Suara, Ini Alasan Dukung Emil Dardak Kembali Memimpin

Dia juga mengingatkan bahwa Demokrat di Surabaya pernah memiliki 16 kursi DPRD. Namun, jumlah tersebut kini menyusut menjadi hanya tiga kursi.

“Dulu tahun 2009 kita bisa mengalahkan partai-partai besar seperti PKB dan PDIP. Di Surabaya kita pernah 16 kursi, sekarang menjadi tiga kursi,” ujarnya.

Menurut Wisnu, penurunan perolehan kursi tersebut harus menjadi bahan evaluasi serius bagi seluruh kader Demokrat. Dia menilai kondisi serupa juga terjadi di tingkat DPRD Jawa Timur.

“Di provinsi juga begitu dari 14 kursi jadi 11 kursi. Kita harus bangkit,” katanya.

Bagi Wisnu, Musyawarah Daerah (Musda) VII Demokrat Jatim tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan. Forum tersebut dinilainya sebagai momentum untuk melakukan konsolidasi besar-besaran sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap Partai Demokrat.

Dia menegaskan kebangkitan Demokrat tidak bisa dilakukan seorang diri. Dibutuhkan soliditas seluruh kader serta kesediaan untuk mengesampingkan kepentingan pribadi maupun kelompok.

“Kami akan bersama-sama seperti dulu. Kita berjuang untuk kepentingan rakyat,” tuturnya.

Wisnu juga meminta seluruh kader Demokrat mengesampingkan ego dan menempatkan kepentingan partai serta masyarakat sebagai prioritas.

“Harus mengesampingkan ego dan harus membesarkan partai. Demokrat harus dicintai oleh rakyat,” lanjut Wisnu.

Sementara itu, pendaftaran bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Jatim telah dibuka sebagai bagian dari rangkaian Musda VII Demokrat Jatim.

Musda VII Demokrat Jatim dijadwalkan berlangsung pada 28-29 Agustus 2026. Pendaftaran bakal calon ketua dibuka mulai 14 hingga 20 Agustus 2026 di Kantor DPD Partai Demokrat Jatim, Jalan Raya Kertajaya Indah Nomor 82, Surabaya.

Pada 14-19 Agustus, pendaftaran dibuka pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Khusus pada 20 Agustus, panitia memberikan waktu pendaftaran hingga pukul 24.00 WIB. (mcr12/jpnn)


Redaktur & Reporter : Arry Dwi Saputra


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa NTT: 38 Orang Meninggal, Lima Bandara dan Dua Pelabuhan Terdampak
• 19 jam lalu
0
thumb
Kabar Duka Saddil Ramdani, Rumah Orang Tuanya di Muna Barat Ludes Terbakar saat sang Pemain Menuju Bali
• 21 jam lalu
0
thumb
Percepat Penanganan Pascagempa, Mendagri Tito Tinjau Langsung Provinsi NTT
• 31 menit lalu
0
thumb
Kepala BNPB Ungkap Prioritas Penanganan Gempa NTT, Masih Ada Korban Terjebak Reruntuhan
• 16 jam lalu
0
thumb
Intip Fasilitas Rusun ASN IKN, Diklaim Pak Bas Lebih Nyaman dari Hotel Bintang 5
• 2 jam lalu
0
Berhasil disimpan.