Khawatir Gempa, Warga Kepulauan Selayar Masih Bertahan di Tenda Pengungsian

metrotvnews.com
12 jam lalu
Cover Berita

Kepulauan Selayar: Ratusan warga di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), masih bertahan di tenda darurat yang mereka buat tadi pagi. Para korban gempa ini membangun tenda pengungsian di kebun yang mereka miliki.

Warga mengaku masih trauma dengan gempa dan tsunami yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. Selain itu, banyak warga yang sudah lanjut usia (lansia), sehingga tidak mampu untuk bolak-balik ke tempat pengungsian jika terjadi gempa yang lebih besar lagi.

Dikutip dari program Top News Metro TV, Sabtu, 15 Agustus 2026, kondisi mereka sangat memprihatinkan saat ini. Warga membutuhkan bantuan berupa air minum, tenda yang layak, dan juga selimut.

Sementara di Kecamatan Pasimassunggu, warga dilaporkan telah kembali dari tempat pengungsian dan melakukan aktivitas normal.
 

Baca Juga :

Detik-detik Tsunami Kecil Terjang Kepulauan Selayar Usai Gempa NTT


Sebelumnya, tsunami kecil sempat terjadi di Pulau Bonea, Kecamatan Pasimarannu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Tsunami kecil itu terlihat setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Air laut sempat masuk ke permukiman warga yang berada di kawasan pesisir. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan air laut.

Ratusan warga di Kecamatan Pasilambena dan Pasimarannu juga sempat bertahan di lokasi pengungsian. Warga memilih tetap mengungsi karena masih merasakan sejumlah gempa susulan meski dengan getaran yang lebih kecil.

BMKG juga sempat mengeluarkan peringatan tsunami untuk sejumlah wilayah. Termasuk Kabupaten Kepulauan Selayar, dengan status siaga. Peringatan tsunami kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Gempa 6,2 M Guncang Parigi Moutong, Getaran Terasa di Donggala hingga Bontang
• 10 jam lalu
0
thumb
Anggaran Pendidikan 2027 Capai Rp 820,9 T, untuk MBG Ada Rp 240 T
• 18 jam lalu
0
thumb
Ulat Hongkong Bisa Jadi Ladang Bisnis Menggiurkan, Modal Rp1 Juta Sudah Bisa Mulai
• 12 jam lalu
0
thumb
Populasi Sapi di Jember Susut 80 Ribu Ekor, Butuh 10 Tahun untuk Kembali
• 12 jam lalu
0
thumb
Qatar Bantah Tuduhan Sandera Tiga Pilot Jet Tempur Iran: Menyesatkan!
• 8 jam lalu
0
Berhasil disimpan.