Surabaya, tvOnenews.com - Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menggenjot peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) selaras dengan visi Pemerintah Indonesia.
Upaya pemerintah dalam mendorong pengembangan kompetensi yang semakin relevan dengan kebutuhan industri terutama di tengah perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, serta tuntutan organisasi yang semakin kompleks dilakukan dengan turut melibatkan unsur eksternal.
Langkah ini turut terwujud dalam kegiatan program Professional Project Management yang berlangsung di Surabaya, Jawa Timur.
Trainer program Professional Project Management, Boyke Paulus mengatakan kompetensi semakin dibutuhkan serta emampuan untuk bekerja dalam program dan proyek yang melibatkan berbagai fungsi, kepentingan, sumber daya, serta target organisasi.
“Dalam mendukung agenda pemerintah terutama Kementerian Ketenagakerjaan RI dalam mempersiapkan SDM Indonesia yang lebih kompetitif, kami di ranah Project Management turut berkontribusi melalui penguatan kompetensi dasar Project Management. Kompetensi ini penting untuk membantu para profesional menghadapi pekerjaan dan program yang semakin kompleks secara lebih terstruktur dan terarah,” kata Boyke Paulus, Sabtu (15/8/2026).
Boyke menjelaskan program pelatihan ini diselenggarakan oleh Paramavida dalam implementasi penguatan kompetensi SDM.
Menurutnya manfaat penting dari pemahaman Project Management adalah terciptanya bahasa kerja yang sama antara mereka yang memimpin proyek dengan tim yang bertanggung jawab mengeksekusi pekerjaan.
“Project Management membantu project leader dan project executor memiliki pemahaman yang sama mengenai apa yang ingin dicapai, apa yang harus dikerjakan, siapa yang bertanggung jawab, serta bagaimana risiko, perubahan, dan progress dikelola. Ketika istilah-istilah yang digunakan sama, koordinasi menjadi lebih efektif dan sebuah program dapat berjalan lebih terarah menuju outcome yang diharapkan,” jelas Boyke.
Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Yassierli menekankan kompetensi menjadi salah satu kunci agar tenaga kerja Indonesia tetap kompetitif.
Pemerintah juga mendorong pengembangan future skills agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan perubahan kebutuhan industri dan dunia kerja.
“Pasar kerja saat ini yang dicari adalah keterampilan (skills), dan saya yakin bahwa skills first adalah salah satu kunci agar kita tetap kompetitif,” ujar Yassierli.(raa)





Komentar (0)