Menteri PU Perintahkan Jajaran Balai di NTT Tingkatkan Kesiapsiagaan Pascabencana

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan jajaran balai di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberikan dukungan penuh dalam penanganan pascabencana. Dia memerintahkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Menteri Dody dijadwalkan menuju NTT bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga menggunakan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara dari Halim Perdanakusuma menuju Labuan Bajo pada Sabtu malam, 18 Agustus 2026.

Keberangkatan Menteri PU bersama rombongan merupakan bagian dari respons cepat pemerintah pusat dalam memastikan penanganan bencana berjalan secara terpadu. Rombongan akan membawa amanah bantuan Presiden Prabowo Subianto berupa 50 ribu paket sembako untuk masyarakat terdampak yang akan disalurkan melalui Maumere, NTT.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo. (Metrotvnews.com/Tria P)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen Suharyanto, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, serta perwakilan PLN, Telkom, dan Pertamina turut hadir dalam rombongan. Kehadiran lintas kementerian dan lembaga tersebut ditujukan untuk mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat serta pemulihan layanan dasar di wilayah terdampak

Baca Juga :

Gempa NTT, Kepala BNPB Sebut Masih Ada Warga Terjebak Reruntuhan
Penanganan Pascabencana

Sementara itu, di sektor infrastruktur jalan, Kementerian PU melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT sejak pagi melakukan pemantauan dan penanganan terhadap sejumlah titik longsoran pada ruas jalan nasional. Berdasarkan laporan sementara, longsoran teridentifikasi di tiga ruas, yakni Ruteng–Km 210 sebanyak tiga titik, Km 210–Batas Kabupaten Manggarai satu titik, serta Aegela–Batas Kota Ende sebanyak delapan titik. Untuk menjaga akses tetap fungsional, sejumlah alat berat telah digerakkan, antara lain loader dan excavator pada titik-titik penanganan di wilayah kerja terkait.

Di samping itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara II memeriksa infrastruktur sumber daya air di wilayah terdampak. Pemeriksaan dilakukan pada Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo.

Secara visual, kondisi ketiga bendungan tersebut dilaporkan baik. Sedangkan, pemeriksaan lebih detail masih dilakukan tim untuk memastikan kondisi struktur dan komponen pendukung pascagempa.

BWS Nusa Tenggara II juga menangani dampak gempa pada Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur. Berdasarkan pemeriksaan awal, terdapat kerusakan ringan pada bendung dan longsoran yang menutupi saluran sekunder.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, serta unsur terkait lainnya dalam penanganan dampak gempa di NTT. Selain penanganan lapangan, proses pendataan dan verifikasi terhadap kondisi jalan, jembatan, infrastruktur sumber daya air, serta fasilitas publik lainnya masih berlangsung.

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 7,7 terjadi sekitar pukul 04.58 WIB, Sabtu, 18 Agustus 2026. Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa sempat memicu peringatan dini tsunami yang kemudian diakhiri BMKG pada pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami.

Berdasarkan laporan sementara, sejumlah wilayah terdampak meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka. Proses verifikasi dampak terhadap masyarakat dan infrastruktur masih terus dilakukan di lapangan.


Artikel Asli

Komentar (0)


Lanjut baca:

thumb
Fungsi Anggaran DPR RI, Upaya Memastikan APBN Bermanfaat bagi Masyarakat |SAPA MALAM
• 19 jam lalu
0
thumb
Pidato Presiden Prabowo Beri Sinyal Positif ke Pasar
• 9 jam lalu
0
thumb
DEBAT! Polemik Ijazah Gibran, Denny Indrayana Singgung Risiko Kriminalisasi | ROSI
• 15 jam lalu
0
thumb
Data Resmi BMKG: Pemutakhiran Ketinggian Tsunami di NTT
• 22 jam lalu
0
thumb
Tembok Rata Tanah, Potret Pelabuhan Maumere Hancur Dihantam Gempa M7,7
• 12 jam lalu
0
Berhasil disimpan.