Jakarta, VIVA – Anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp820,9 triliun pada APBN tahun 2027. Jumlah ini naik sebesar 13,9 persen dari tahun sebelumnya yang Rp720,8 triliun.
Meski mengalami kenaikan, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan belum ada rencana kenaikan gaji untuk para tenaga pendidikan atau guru.
"Belum, belum, belum direncanakan (kenaikan gaji guru)," ucap Purbaya kepada wartawan, dikutip Sabtu, 15 Agustus 2026.
Kendati demikian, Purbaya menyebut tidak menutup kemungkinan adanya kenaikan gaji guru di tengah perjalanan tahun. Hal ini terjadi bila dalam perjalanannya pemerintah memiliki anggara lebih.
"Tapi bukan berarti enggak mungkin. Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kita bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan," ungkap dia.
Diketahui, dalam RAPBN 2027, anggaran bagi sektor pendidikan berada di 20 persen sesuai dengan amanat konstitusi.
"Sedikit untuk anggaran pendidikan, sesuai dengan UUD 45 negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20% dari APBN untuk mendukung penyelenggaraan pendidikan nasional," kata Purbaya.
Anggaran itu disalurkan untuk Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 22,1 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) untuk 1,1 juta mahasiswa. Ditambah Pemerintah juga saat sedang menyiapkan sekolah unggul Garuda dan sekolah rakyat.
Pemerintah tetap melanjutkan penyaluran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) kepada 54,2 juta siswa, Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) PAUD bagi 6,3 juta peserta didik, serta pembayaran Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk sekitar 1,7 juta guru ASN dan non-ASN di daerah.
tvOnenews.com/Aldi Herlanda






Komentar (0)